Monday, 5 Zulhijjah 1443 / 04 July 2022

Monday, 5 Zulhijjah 1443 / 04 July 2022

5 Zulhijjah 1443
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

'Peninsula' dan 'Parasite' Ramaikan KIFF 2020

Kamis 22 Oct 2020 15:54 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Nora Azizah

Korea Indonesia Film Festival (KIFF) segera digelar pada 28-31 Oktober 2020. Acara dalam format luring berlangsung di bioskop CGV Bandung dan acara dengan format daring bisa diakses via aplikasi GoPlay.

Korea Indonesia Film Festival (KIFF) segera digelar pada 28-31 Oktober 2020. Acara dalam format luring berlangsung di bioskop CGV Bandung dan acara dengan format daring bisa diakses via aplikasi GoPlay.

Foto: Tangkapan layar
Korea Indonesia Film Festival (KIFF) 2020 akan digelar pada 28 Oktober mendatang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Deretan film yang cukup diantisipasi asal Korea Selatan (Korsel) hadir di gelaran Korea Indonesia Film Festival (KIFF) 2020. Selama 28-31 Oktober 2020, KIFF menyajikan 17 sinema dari Korsel dan Indonesia.

Perinciannya, terdapat 14 film asal Korsel serta tiga sinema layar lebar asal Indonesia. Sebagian hanya ditayangkan secara luring, sebagian hanya ada di kanal digital, dan sebagian lagi tayang pada kedua platform.

Baca Juga

The Swordsman dipilih sebagai film pembuka, yang hanya tayang secara luring di bioskop CGV Paris Van Java dan CGV Kings Shopping Center Bandung pada 28 Oktober 2020. Sinema arahan sutradara Choi Jae-Hoon itu dibintangi aktor Indonesia Joe Taslim.

Film box office terbaru dari negeri ginseng, Peninsula, yang merupakan sekuel dari Train to Busan, turut ditayangkan pada festival. Begitu pula Parasite yang sukses menyabet empat Piala Oscar pada Academy Awards ke-92.

Festival Director KIFF 2020, Rivki Morais, mengatakan kurasi film didasarkan pada popularitas serta konten yang diharapkan dapat menghibur. Penyelenggara KIFF 2020 menyadari kondisi di tengah pandemi sudah cukup serius, sehingga butuh penyeimbang.

Dia mencontohkan, sejumlah film memiliki tema mengenang cinta dari masa lalu. Beberapa tayangan romansa dengan bahasan tersebut antara lain The Beauty Inside, On Your Wedding Day, Architecture 101, dan Habibie & Ainun 3.

Rivki menyebutkan pula empat judul film asal Korsel yang mendapatkan sambutan sangat fantastis dari masyarakat global. Selain Parasite dan Peninsula, ada film A Taxi Driver serta Beasts Clawing at Straw.

Tiga film lainnya mengusung tema kekuatan sosok perempuan tangguh dalam balutan berbagai genre. Ada film horor Perempuan Tanah Jahanam rilisan Indonesia, sinema drama Kim Ji Young 1982, dan film misteri The Witch: Part 1 Subversion. Sinema lainnya yaitu Ashfall, Juror 8, Deliver us From Evil, The Odd Family Zombie On Sale, dan Gundala.

"Kami menyajikan banyak warna, lebih banyak cerita tentang romance, keluarga, juga genre thriller fun," ucap Rivki.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile