Kamis 27 May 2021 04:22 WIB

Kiat Mengatasi Sakit Kepala

Sakit kepala yang berulang karena kemungkinan berkaitan dengan penyakit tertentu.

Sakit kepala (Ilustrasi)
Foto: Flickr
Sakit kepala (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Dokter spesialis bedah syaraf dari Siloam Hospital Surabaya menyampaikan kiat mengatasi sakit kepala. Sakit kepala kadang menyerang tanpa permisi dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

M Arifin Parenrengi, Sp.BS (K) menjelaskan bahwa sakit kepala penyebabnya antara lain faktor genetik. Jika orang tua menderita sakit kepala, ia melanjutkan, maka 50 hingga 75 persen anakakan mengalami sakit kepala.

"Untuk mengetahui kemungkinan adanya kelainan pada otak karena faktor genetik, bisa dilakukan skrining dengan menggunakan MRI atau CT Scan," katanya.

Sementara faktor pemicu sakit kepala, antara lain kurang tidur, telat makan, pilihan makanan yang kurang tepat, penyakit seperti infeksi telinga dan sakit gigi, hipertensi, kondisi cuaca, dan fluktuasi hormonal.

Upaya mencegah sakit kepala, ia mengatakan, bisa dilakukan dengan membuat catatan harian untuk mempelajari pemicu, mengobati segera setelah merasa ada serangan, mematuhi jadwal tidur, dan melakukan tindakan pencegahan jika sering mengalami serangan.

Dokter Arifin juga mengemukakan perlunya mewaspadai sakit kepala yang berulang karena kemungkinan berkaitan dengan penyakit tertentu."Sakit kepala yang sering atau berulang jenis apa pun serta sakit kepala yang intens," ujarnya.

Orang yang mengalami sakit kepala berulang dan sakit kepala yang intens, menurut dia, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat."Tindakan yang dapat dilakukan jika memang dibutuhkan adalah dengan neuroendoskopi," katanya.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement