Saturday, 27 Syawwal 1443 / 28 May 2022

Saturday, 27 Syawwal 1443 / 28 May 2022

Belum Saatnya Kevin/Marcus 'Bercerai'

Senin 01 Nov 2021 07:56 WIB

Rep: Fitrianto/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Pebulutangkis ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo bersiap meninggalkan lapangan seusai kalah dari ganda putra Malaysia Aaron Chia/Wooi Yik Soh dalam perempat final Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Kamis (29/7/2021). Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo gagal melangkah ke semifinal setelah kalah 14-21, 17-21.

Pebulutangkis ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo bersiap meninggalkan lapangan seusai kalah dari ganda putra Malaysia Aaron Chia/Wooi Yik Soh dalam perempat final Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Kamis (29/7/2021). Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo gagal melangkah ke semifinal setelah kalah 14-21, 17-21.

Foto: ANTARA/Sigid Kurniawan
Pengamat memprediksi rangkaian turnamen di Bali akan jadi ujian terakhir Minions.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejak meraih gelar Daihatsu Indonesia Masters 2020, pasangan ganda putra terbaik dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, belum mampu menorehkan tinta emas lagi. Olimpiade 2020 yang menjadi target terbesar pasangan berjuluk Minions ini juga hasilnya mengecewakan. Setelah itu penampilan Minions, julukan ganda putra terbaik dunia ini, menurun. Muncul wacana untuk memisahkan pasangan yang sudah berjuang bersama enam tahun lebih ini dan merajai ganda putra dalam periode 2017-2019.

Legenda bulu tangkis Indonesia Luluk Hadiyanto ketika dihubungi republika.co.id, Senin (1/11) mengakui performa pasangan ini menurun. Penyebab penampilan menurun Minions ditengarai karena faktor psikologi. 

"Setelah mereka kurang beruntung di Olimpiade Tokyo 2020 penampilan mereka menurun karena faktor psikologis. Namun, sejak Sudirman Cup dan Piala Thomas, grafik permainan naik dan 'greget' mereka sudah mulai terlihat," ujar Luluk. 

Luluk menambahkan, Kevin Marcus hanya harus meningkatkan lagi kebugaran dan kemauan mereka. Ia pun yakin keduanya masih yang terbaik di level elite dunia. 

"Mungkin untuk satu tahun ke depan masih bisa dipertahankan karena ada event Thomas Cup dan Asian Games 2022. Untuk Olimpiade Paris 2024 harus disiapkan dari tahun depan," ujar Luluk.

Baca juga : Jepang Juara Umum, Kevin/Marcus Runner-Up 

"Minions kalau untuk bersaing masih bisa. Namun, jika untuk menjadi juara memang perlu dipikirkan langkah konkretnya seperti apa," kata mantan penghuni peringkat nomor satu dunia sektor ganda putra bersama Alvent Yulianto ini.

Pengamat bulu tangkis, Daryadi, mengatakan, tak menutup kemungkinan pemisahan duet Kevin/Marcus akan benar-benar terjadi dalam waku dekat. Ia memprediksi, hal ini akan ditentukan dari hasil turnamen yang digelar di Bali November hingga Desember 2021 nanti. 

"Sejak dipasangkan tahun 2015, puncak prestasi Minions ada di rentang 2017-2019. Beragam gelar bergengsi berhasil mereka persembahkan untuk Indonesia. Tahun 2020 sebenarnya akan menjadi puncak tertinggi prestasi Minions, yakni Olimpiade 2020. Mereka pun sudah mengawali dengan baik dengan juara di Indonesia Masters 2020," kata dia kepada republika.co.id.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile