Sunday, 6 Rabiul Awwal 1444 / 02 October 2022

Sunday, 6 Rabiul Awwal 1444 / 02 October 2022

 

6 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Drama Kolosal Legendaris Angling Dharma Kembali Hadir

Kamis 11 Nov 2021 20:04 WIB

Red: Gilang Akbar Prambadi

Seorang penikmat film menyaksikan drama kolosal legendaris Tanah Air, Angling Dharma.

Seorang penikmat film menyaksikan drama kolosal legendaris Tanah Air, Angling Dharma.

Foto: Dok. Tel
Ini merupakan bagian dari upaya melestarikan cerita rakyat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Drama kolosal ‘Angling Dharma’ sudah melegenda di tengah masyarakat Tanah Air. Mulai Rabu (10/11) lalu, kisah yang menceritakan kehidupan kerajaan di masa lalu itu tayang secara eksklusif di MAXstream.

 

Vice President Digital Lifestyle Telkomsel Nirwan Lesmana mengatakan, hadirnya serial ‘Angling Dharma’ ini merupakan bagian dari upaya MAXstream dalam melestarikan berbagai kisah sejarah, cerita rakyat, maupun legenda yang merupakan bagian dari budaya Indonesia. 

Baca Juga

“Kehadiran serial drama ini turut memperkaya daftar pilihan konten hiburan orisinal berkualitas di Aplikasi MAXstream, yang dapat dinikmati kapan pun dan di mana pun oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia, terutama pelanggan Telkomsel," ujar Nirwan dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (11/11).

Cerita legenda ‘Angling Dharma’ yang sempat menjadi salah satu tayangan televisi paling banyak ditonton pada 20 tahun lalu ini, dihadirkan kembali di MAXstream berkat kolaborasi antara Telkomsel dengan rumah produksi Cahaya Lemmon Abadi.

Serial drama kolosal ini mengisahkan perpecahan yang terjadi di Kerajaan Malwapati saat dipimpin oleh Prabu Angling Dharma yang dikenal sebagai raja bijaksana dan memiliki ilmu sakti. Perpecahan disulut oleh perseteruan antara Angling Dharma dan Syudawirat dengan latar belakang perebutan tahkta. 

"Kisah ‘Angling Dharma’ sarat akan nilai-nilai perjuangan, kisah cinta dan kasih sayang, serta tanggung jawab yang dapat diberikan kepada rakyatnya," kata Nirwan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile