Friday, 4 Rabiul Awwal 1444 / 30 September 2022

Friday, 4 Rabiul Awwal 1444 / 30 September 2022

 

4 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Dokter: Ubah Gaya Hidup Sebelum Ikuti Program Bayi Tabung

Kamis 02 Jun 2022 12:42 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Ibu hamil (Ilustrasi). Calon ibu dan calon ayah yang akan menjalani program bayi tabung harus melakukan perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat, misalnya dengan tidak merokok dan mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang.

Ibu hamil (Ilustrasi). Calon ibu dan calon ayah yang akan menjalani program bayi tabung harus melakukan perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat, misalnya dengan tidak merokok dan mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang.

Foto: Pixabay
Calon ibu dan calon ayah harus memeriksakan diri sebelum menjalani bayi tabung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh calon ibu dan calon ayah sebelum menjalani program bayi tabung. Hal yang paling utama ialah tidak menunda untuk berkonsultasi dengan dokter dan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat.

 

"Pertama, jangan ditunda. Baik dari sisi pria dan wanitanya, jangan tunda melakukan konsultasi ke dokter untuk mendapatkan pertolongan sebaik-baiknya," kata General Manager Medical Business & Operations Morula Indonesia dr Azhar Nurbahri MD saat bertemu media di Jakarta, Kamis (2/6/2022).

Baca Juga

Dr Azhar mengingatkan bahwa keinginan memiliki anak membutuhkan kontribusi bersama calon ibu dan calon ayah. Itu artinya, keduanya harus diperiksa kesehatannya.

"Jangan cuma calon ibunya saja," tuturnya.

Dr Azhar menjelaskan, calon ibu dan calon ayah harus melakukan perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat, misalnya dengan tidak merokok dan selalu mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang. Melakukan pemeriksaan kesehatan dan perubahan gaya hidup tersebut penting dilakukan sebab pasangan suami istri harus dipastikan dalam kondisi sehat.

Pasangan juga harus mengetahui kondisi kesuburan mereka agar program kehamilan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat secara medis. Tes kesuburan biasanya meliputi pengecekan kualitas sperma, kualitas rahim, leher rahim, indung telur hingga tuba falopi, konsultasi gaya hidup yang mendukung kehamilan, hingga indikasi masalah infertilitas.

Selain itu, calon ibu dan calon ayah juga harus menyiapkan mental. Kemampuan mengelola emosi menjadi hal yang sangat penting dalam menjalani program bayi tabung.

"Yang susah itu stres. Stres ini harus dikurangi supaya bisa mendapatkan program bayi tabung yang sukses," ujar dr Azhar.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile