REPUBLIKA.CO.ID, MAKASAR - Pihak Kepolisian Polsek Makasar Jakarta Timur dikejutkan dengan pemberian sebuah mobil dari orang misterius yang tak jelas identitasnya, Jumat (22/4). Sekitar pukul 11.20 WIB, bagian SPK Polsek Makasar, Edi Widodo, ditelepon oleh seseorang yang menyatakan bahwa si penelepn tersebut telah menyediakan sebuah mobil jenis kijang super tahun 1995-1996 berwarna hijau metalik dengan nomor polisi B 1722 EJ.
Saat ditanya, penelepon misterius itu mengaku bernama Pratomo. Ketika ditanya lebih lanjut mengenai alamat dan identitas lainnya, ia tidak mau menjawab. Mengingat Indonesia saat ini sedang siaga I untuk kasus bom, maka Kapolsek Makasar, Edy Surasa memutuskan untuk menghubungi pihak gegana.
Tidak beberapa lama kemudian, delapan orang tim gegana datang termasuk Iptu M. Ismail yang memimpin operasi tersebut. "Selama kurang lebih satu jam mobil itu diperiksa, dan untungnya tidak ada bom di mobil tersebut," ucap Aipda Arier Rahman, Kasie Humas Polsek Makasar.
Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata nomor polisi yang tertera pada mobil tersebut adalah palsu. "Nomor polisi tersebut sebenarnya adalah nomor polisi mobil Suzuki Escudo tahun 2005, warna hitam, milik Ikwandi yang beralamat di Jalan Port Barat 12B RT 02/ RW 07, Jakarta Utara," ungkap Kompol Didik Haryadi, Kasie Humas Polres Jakarta Timur.
Mobil tersebut terpakir di luar Polsek Makasar. Hanya terdapat kunci, tanpa disertai surat-surat.