Tuesday, 18 Muharram 1444 / 16 August 2022

Tuesday, 18 Muharram 1444 / 16 August 2022

18 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Ngawurnya Masjid Liberal di Jerman, Imam Dua Orang dan Jamaah Campur

Selasa 05 Jul 2022 04:10 WIB

Rep: Erik PP/ Red: Partner

Masjid di Jerman

Masjid di Jerman

Sholat di Masjid Ibn Rusyd-Goethe, Berlin, dipimpin imam perempuan dan kadang dua imam sekaligus.

Suasana sholat jamaah di Masjid Ibn Rusyd-Goethe, Berlin, Jerman.

BERLIN -- Masjid Ibn Rusyd-Goethe membuat heboh karena mendukung gerakan lesbian, gay, biseksual, transgender, dan queer (LGBTQ). Masjid yang berada di Berlin, Jerman tersebut sampai mengibarkan bendera pelangi sebagai bentuk dukungan terhadap komunitas LGBTQ. Pengibaran bendera dilakukan pada Jumat (1/7/2022), menjelang serangkaian acara LGBTQ yang dijadwalkan berlangsung di ibu kota Jerman tersebut pada bulan ini.

Salah seorang dari enam imam Masjid Ib Rusyd-Goethe, Mo el-Ketab mengatakan, ia ingin agar masjid menjadi tempat yang aman bagi siapa pun. "Saya berharap banyak masjid lain juga akan mengibarkan bendera dengan cara ini atau memberikan tanda-tanda positif lainnya bagi komunitas LGBT," kata el-Ketab sebagaimana dilaporkan DW dikutip di Jakarta, Selasa (5/7/2022).

Seorang warganet membongkar keanehan masjid tersebut. Ternyata memang benar, ada keganjilan yang mudah diidentifikasi oleh umat Islam. Bahkan, cara menunaikan sholat pun terlihat ngawur.

Di antaranya, imam sholat dipimpin perempuan, jamaah laki-laki dan perempuan bercampur ketika sholat, jamaah perempuan sholat tidak memakai hijab, dan aurat jamaah perempuan terlihat, hingga imam sholat dua orang terdiri laki-laki dan perempuan.

"Masjid Ibn Rushd-Goethe, Mosque German isinya liberal ga beres. Imamnya cewe, ada juga yang imamnya dua orang," kata akun Twitter @el_avraham melampirkan foto keanehan sholat di masjid liberal tersebut. Dalam Islam, tentu saja model sholat seperti itu tidak sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammam SAW.

Warganet lain terheran-heran mengapa sampai bisa ada sholat yang tidak sesuai dengan ketentuan tersebut. "Perbedaan antar madzhab itu biasa. Tapi kalau yang kayak gini udah gak mengacu madzhab apapun sih. Udah semau-gue aja. Udahlah imam cewek, gak pake kerudung, cowok-cewek jadi satu, plus ada co-imam pula. Allahul musta'an," kata @rizkiwdyanto.

sumber : https://digdaya.republika.co.id/posts/162464/ngawurnya-masjid-liberal-di-jerman-imam-dua-orang-dan-jamaah-campur
Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile