Tuesday, 18 Muharram 1444 / 16 August 2022

Tuesday, 18 Muharram 1444 / 16 August 2022

 

18 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Kemenkeu: Pasar Respons Baik Penurunan Target Lelang SBN

Selasa 05 Jul 2022 20:54 WIB

Red: Nidia Zuraya

Surat berharga negara

Surat berharga negara

Foto: Tim infografis Republika
Pengurangan target penerbitan SBN (neto) dari Rp 991 triliun menjadi Rp 961 triliun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (DJPPR Kemenkeu) melaporkan pelaku pasar merespons dengan baik penurunan target lelang surat berharga negara (SBN) seiring dengan proyeksi realisasi penurunan defisit APBN 2022. Direktur Surat Utang DJPPR Kemenkeu Deni Ridwan dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (5/7/2022), menuturkan pengurangan target penerbitan SBN (neto) dilakukan melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 98 tahun 2022 dari Rp 991 triliun menjadi Rp 961 triliun.

 

Respons positif investor tercermin dari penawaran atau bids yang masuk pada lelang hari ini sebesar Rp 25,98 triliun yang secara bid to cover ratio meningkat menjadi 1,88 kali dibanding sebelumnya 1,86 kali, sehingga diserap dana Rp 13,8 triliun dari lelang kali ini. Kendati begitu, ia mengatakan kondisi pasar domestik masih dibayangi kehati-hatian mengantisipasi tingginya tingkat inflasi global dan kemungkinan terjadinya resesi di Amerika Serikat. 

Baca Juga

Selain itu, kebijakan bank sentral lebih lanjut dalam mengendalikan inflasi dan menjaga pertumbuhan ekonomi masih menjadi fokus utama investor.Adapun seri benchmark dengan tenor 5 dan 10 tahun kembali mendominasi permintaan investor pada lelang hari ini, yang mencapai 73,73 persen dari total penawaran masuk dan 66,67 persen dari total penawaran yang diberikan.

Penawaran masuk terbesar masih pada tenor 10 tahun yaitu sebesar Rp 13,66 triliun atau 52,57 persen dari total penawaran masuk dan dimenangkan sebesar Rp 5,5 triliun atau 39,86 persen dari total penawaran yang diberikan. Di sisi lain, Deni mengungkapkan partisipasi investor asing mayoritas juga pada tenor 5 dan 10 tahun, dengan total penawaran masuk mencapai Rp 3,57 triliun atau 13,74 persen dari total penawaran masuk, dan dimenangkan sebesar Rp 1,69 triliun atau 47,31 persen dari total penawaran masuk investor asing.

Level rata-rata tertimbang yang dimenangkan (Weighted Average Yield/WAY) pada lelang hari ini mengikuti kondisi pasar saat ini yang masih cenderung dinamis terpengaruh kondisi global. Untuk FR0091 (benchmark tenor 10 tahun) WAY yang dimenangkan lebih rendah 21 basis poin dibanding lelang sebelumnya.

Sesuai dengan kalender penerbitan SBN tahun 2022, lelang penerbitan surat utang negara (SUN) selanjutnya akan dilaksanakan pada tanggal 19 Juli 2022.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile