Thursday, 20 Muharram 1444 / 18 August 2022

Thursday, 20 Muharram 1444 / 18 August 2022

20 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Buruan Perbarui Google Chrome di Ponsel, Ini Alasannya

Rabu 06 Jul 2022 14:07 WIB

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Dwi Murdaningsih

Google Chrome

Google Chrome

Foto: Ubergizmo
Kerentanan yang ada bisa di Google Chrome bisa dimanfaatkan oleh aktor jahat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Google Chrome merupakan peramban paling populer di dunia. Sebagian besar masyarakat sudah pernah menggunakan Chrome karena terpasang secara default di semua ponsel Android walaupun perangkat juga mempunyai peramban lain, seperti Samsung Internet.

Kecanggihan Chrome tidak terlepas dari risiko keamanan parah yang bisa membuat perangkat rentan. Yang perlu Anda lakukan sekarang adalah segera memperbarui Google Chrome di perangkat Android Anda.

Baca Juga

Google telah memperbarui Chrome untuk menghilangkan ancaman yang ditimbulkan oleh kerentanan keamanan CVE-2022-2294. Perusahaan menggambarkan ini sebagai perbaikan keamanan kritis yang menyarankan pengguna untuk memperbarui browser ke versi terbaru secepatnya. Sekarang Google Chrome versi 103.0.5060.71 sudah aktif dan tersedia di Playstore.

Kerentanan yang ada bisa dimanfaatkan oleh aktor jahat. Hal ini diketahui ketika seorang anggota Tim Intelijen Ancaman Avast melaporkannya ke Google pada pekan lalu. Namun, perusahaan belum mengungkapkan banyak informasi tentang kerentanan tersebut. Ada kemungkinan itu sengaja dilakukan. Tampaknya, mereka akan lebih suka orang memperbarui peramban dulu untuk mencegah eksploitasi lebih lanjut.

Dikutip Sam Mobile, Rabu (6/7/2022), berdasarkan informasi terbatas yang tersedia sejauh ini, kerentanan dikaitkan dengan kecacatan overflaw heap di komponen Komunikasi Real-Time Web browser. Inilah yang memungkinkan kemampuan komunikasi real-time dari peramban. Aktor jahat dapat mengeksploitasi kelemahan ini untuk menjalankan serangan denial-of-service (DoS) yang berpotensi berbahaya.

Ini merupakan eksploitasi zero-day keempat yang telah ditambal di Chrome sepanjang tahun. Segera perbarui Chrome Anda untuk memastikan Anda tetap terlindungi.

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile