REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Disaster Risk Reduction Center Universitas Indonesia (DRRC UI) dan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menyelesaikan kolaborasi Pengelolaan Program Penanggulangan Kebakaran dan Tanggap Darurat Zona Rokan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi petugas pemadam kebakaran (damkar).
Manager Health, Safety, and Environment (HSE) Field Zona Rokan PHR Zuniawan dalam keterangannya di Depok, Rabu, mengatakan selama masa kerja sama berbagai kegiatan telah dilaksanakan, antara lain kajian risiko kebakaran dan ledakan, evaluasi kecukupan sumber daya tanggap darurat, pelatihan kedaruratan, standarisasi kompetensi personel, digitalisasi data penanggulangan keadaan darurat, serta penyusunan strategi dan dokumen terkait.
"Semua inisiatif ini telah memberikan manfaat yang signifikan dalam memperkuat kesiapsiagaan tanggap darurat di Zona Rokan. Terima kasih kepada tim yang telah bekerja keras, baik dari internal PHR maupun DRRC UI, dalam memastikan keberhasilan program ini," ujar Zuniawan.
Sementara itu Dimas Wijayandaru selaku Manager Performance Assurance - Emergency Response Crisis Management Zona Rokan PHR mengungkapkan bahwa setelah selesainya kerja sama ini, langkah berikutnya yang akan dilakukan adalah memastikan implementasi dari hasil kajian yang telah dilakukan, serta terus meningkatkan kesiapsiagaan dengan program pelatihan berkelanjutan dan optimalisasi sistem respons darurat.
Keberhasilan program ini adalah hasil dari kerja sama yang solid antara tim kami dengan DRRC UI. "Kami sangat mengapresiasi dedikasi dan kerja keras yang telah ditunjukkan, terutama dalam upaya meningkatkan standar keselamatan di lingkungan kerja PHR," katanya. "Ke depan kami berkomitmen untuk terus mengembangkan sistem yang lebih baik dan menjajaki inovasi baru dalam manajemen kebakaran serta tanggap darurat," ujar Dimas. Sementara itu Kepala DRRC UI Prof. Dra. Fatma Lestari menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi selama pelaksanaan program, antara lain mensinkronisasikan antara kebutuhan PHR dengan penentuan tim ahli, serta solusi dan saran yang diberikan. Kemudian membantu proses implementasi dari hasil kajian dengan kondisi di lapangan.
Selain itu menentukan metode kajian yang tepat untuk memperoleh data yang lengkap dan memberikan masukan yang sesuai dengan permasalahan yang ada.
Sebagai bagian dari kontribusi dalam program ini, DRRC UI turut membantu dalam menganalisis kapasitas petugas pemadam kebakaran, terutama dalam aspek kesehatan dan kebugaran.
Hal ini penting guna memastikan setiap petugas memiliki kesiapan fisik yang optimal dalam menghadapi situasi darurat serta mampu menjalankan tugasnya secara efektif di lapangan.
Selain itu DRRC UI juga berperan dalam membantu PHR meningkatkan kompetensi petugas pemadam kebakaran sesuai dengan standar nasional maupun global. Upaya ini mencakup pelatihan, penyusunan strategi, serta penerapan praktik terbaik dalam bidang penanggulangan kebakaran.
Kolaborasi antara DRRC UI dan PHR ini diharapkan dapat menjadi model dalam penguatan kapasitas mitigasi bencana di sektor industri migas, khususnya dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan respons terhadap kebakaran serta kondisi darurat lainnya di Zona Rokan.
Dengan adanya kajian dan rekomendasi yang telah dihasilkan, diharapkan sistem tanggap darurat di Zona Rokan dapat semakin optimal, efektif, dan berkelanjutan.