Kamis 27 Feb 2025 14:39 WIB

Diperiksa KPK, Hasto: Berdasarkan Eksaminasi Ahli Hukum, Saya tak Terlibat

Hasto mengimbau agar kader PDIP tetap tenang menghadapi masalah.

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Teguh Firmansyah
Tersangka kasus dugaan suap Hasto Kristiyanto tiba untuk menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (26/2/2025). Sekjen PDI Perjuangan tersebut diperiksa dalam perkara dugaan suap kepada komisioner KPU terkait penggantian antarwaktu (PAW) anggota DPR 2019-2024 yang melibatkan Harun Masiku dan kasus perintangan penyidikan.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Tersangka kasus dugaan suap Hasto Kristiyanto tiba untuk menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (26/2/2025). Sekjen PDI Perjuangan tersebut diperiksa dalam perkara dugaan suap kepada komisioner KPU terkait penggantian antarwaktu (PAW) anggota DPR 2019-2024 yang melibatkan Harun Masiku dan kasus perintangan penyidikan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menjalani pemeriksaan kedua dalam statusnya sebagai tahanan KPK pada Kamis (27/2/2025). Hasto yakin tak ada keterlibatannya dalam perkara yang menjeratnya tersebut.

"Ini juga menunjukkan bagaimana sebagai warga negara saya selalu menjunjung tinggi hukum," kata Hasto sebelum diperiksa KPK pada Kamis (27/2/2025).

Baca Juga

Dalam kesempatan itu, Hasto mengimbau agar kader PDIP tetap tenang menghadapi masalah ini. Hasto merasa tetap semangat menjalani masa penahanan dalam rangka perjuangan.

"Kepada seluruh simpatisan anggota dan kader PDI Perjuangan saya tegaskan bahwa saya dalam kondisi yang sangat sehat, penuh semangat. Dan ini bagian dari kristalisasi perjuangan. Karena Indonesia dibangun dengan cita-cita keadilan," ujar Hasto.

Hasto juga optimistis keadilan bakal berpihak kepadanya. Ia bersikukuh perkara yang menjeratnya sudah inkrah. Hasto merujuk hasil eksaminasi yang menunjukkan tak ada keterlibatannya dalam kasus Harun Masiku itu.

"Berdasarkan hasil eksaminasi oleh para ahli hukum, ahli pidana itu menunjukkan ya tidak ada keterlibatan saya," ujar Hasto.

Atas dasar itulah, Hasto memekikkan semangat perjuangan. "Sebagai warga negara yang baik, rompi oranye dan borgol ini adalah sebagai lambang dari perjuangan saya. Merdeka!" ujar Hasto.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement