Tambang Nikel di Sulawesi (ilustrasi). Pemerintah AS akan menerbitkan pedoman kredit pajak bagi produsen baterai dan Electric Vehicle (EV). Hanya saja, baterai yang mengandung komponen sumber Indonesia dikhawatirkan tetap tidak memenuhi syarat untuk kredit pajak Inflation Reduction Rate (IRA) secara penuh. Alasannya karena Indonesia belum memiliki perjanjian perdagangan bebas dengan AS dan dominasi perusahaan China dalam industri nikel.

RI Dikucilkan dari Aturan Mobil Listrik AS Akibat Dominasi Perusahaan China di Tanah Air

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC) Arsjad Rasjid mendesak Amerika Serikat (AS) lebih adil dalam pemberian subsidi hijau bagi mineral untuk kendaraan listrik. Ia turut menyampaikan keprihatinan atas pengucilan terhadap mineral kritis Indonesia dari paket subsidi AS ke teknologi hijau. Pemerintah AS akan menerbitkan pedoman kredit pajak bagi produsen baterai dan...