
Senin , 04 Sep 2023, 13:05 WIB
Macron: Larangan Abaya di Sekolah Negeri Prancis Segera Berlaku

Rabu , 03 Aug 2022, 15:40 WIB
Muslim Prancis Kecam Deportasi Seorang Imam Ternama oleh Pemerintah

Kamis , 21 Jul 2022, 19:34 WIB
Pembuat Aplikasi Ini Berjanji Bayarkan Denda Pengguna Burkini di Prancis

Sabtu , 18 Jun 2022, 07:01 WIB
Mengapa Kota Grenoble di Prancis Memperdebatkan Larangan Burkini?

Jumat , 27 May 2022, 01:20 WIB
Pengadilan Prancis Batalkan Izin Pakai Burkini di Kolam Renang Grenoble

Ahad , 03 Apr 2022, 18:55 WIB
Sarkas! Menteri Prancis Ucapkan Selamat Ramadhan, Warganet: Langgar Sekulerisme

Ahad , 06 Feb 2022, 14:43 WIB
Prancis Bentuk Lembaga Muslim Baru demi Basmi Ekstremisme

Senin , 09 Aug 2021, 15:15 WIB
Masa Depan Masjid di Prancis di Tengah Kekhawatiran

Rabu , 28 Jul 2021, 15:46 WIB
Prancis Sahkan UU Antiseparatisme, Dinilai Fokus pada Islam

Kamis , 10 Dec 2020, 18:30 WIB
Prancis Tutup Satu-satunya Sekolah Muslim di Paris

Ahad , 22 Nov 2020, 10:32 WIB
Prancis akan Hukum Orang Tua Murid yang Protes Kartun Nabi

Sabtu , 21 Nov 2020, 18:34 WIB
Orang Tua Prancis Marahi Guru Soal Kartun Nabi Bisa Dipidana

Macron Keluarkan Ultimatum 15 Hari untuk Pemimpin Muslim
REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Presiden Prancis Emmanuel Macron meminta para pemimpin Muslim menerima 'piagam nilai-nilai Republik', sebagai bagian dari tindakan keras terhadap Islam radikal. Pada Rabu (18/11), Macron memberikan ultimatum 15 hari kepada Dewan Kepercayaan Muslim Prancis (CFCM) untuk menerima piagam tersebut. Piagam ini dikeluarkan Macron menyusul tiga serangan kurang dari sebulan ini. Macron memang begitu membela sekulerisme Prancis setelah serangan itu,...