
Ahad , 25 Oct 2020, 18:50 WIB
Hamas: Ucapan Presiden Prancis Macron Hidupkan Perang Salib

Ahad , 25 Oct 2020, 18:41 WIB
Singgung Prancis, Iran Kecam Segala Bentuk Penghinaan Nabi

Ahad , 25 Oct 2020, 18:29 WIB
Negara Arab Kutuk Macron, Warga Kompak Boikot Produk Prancis

Ahad , 25 Oct 2020, 11:07 WIB
Erdogan: Presiden Prancis Macron Butuh Perawatan Mental

Ahad , 25 Oct 2020, 10:49 WIB
Babak Baru Macron Versus Islam, Negara Arab Kompak Mengutuk

Sabtu , 24 Oct 2020, 05:59 WIB
Eksploitasi Anti-Islam Demi Ambisi Politik di Prancis?

Sabtu , 24 Oct 2020, 05:55 WIB
Macron, Tirulah PM Selandia Baru yang Ramah Terhadap Muslim

Jumat , 23 Oct 2020, 11:10 WIB
Kesetaraan Berlaku di Prancis, Tapi tidak untuk Muslim?
Jumat , 23 Oct 2020, 00:10 WIB
Prancis Lawan Islamis Radikal, Rabi Yahudi Umumkan Dukungan

Selasa , 20 Oct 2020, 16:07 WIB
Buntut Guru Dibunuh, Prancis Usir Ratusan Ekstremis Islam

Senin , 19 Oct 2020, 14:31 WIB
Pembunuhan Guru di Prancis dan Agenda Anti-Islam Macron?

Kamis , 15 Oct 2020, 19:21 WIB
Polisi Prancis Tangkap Aktivis Muslim Kontra Islamofobia

Macron 'Serang' Islam, Kedok Kegagalan dan Ambisi Politik?
REPUBLIKA.CO.ID, PRANCIS— Setelah memimpin selama tiga tahun, Presiden Prancis Emmanuel Macron, mulai mempersiapkan amunisi untuk menghadapi Pemilu Presiden Prancis selanjutnya dengan cara 'menyelamatkan' Prancis dari apa yang disebutnya sebagai separatisme dan menargetkan umat Muslim di Prancis. Dalam pidatonya, Jumat (2/10) pekan lalu, Macron mengungkapkan triknya untuk memobilisasi kubu sayap kanan agar bersama-sama 'mengendalikan' Islam di Prancis. Dia juga menyebut Islam sebagai sebuah...

Sabtu , 15 Oct 2016, 11:03 WIB