Ahad 24 May 2020 07:42 WIB

Puding Chia yang Kaya Serat

Biji chia dikenal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Olah biji chia menjadi puding yang menyegarkan untuk hidangan Hari Raya.
Foto: Flickr
Olah biji chia menjadi puding yang menyegarkan untuk hidangan Hari Raya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Biji chia adalah salah satu makanan super yang kini dengan mudah ditemukan di supermarket. Laman Lifehack menjelaskan, ada banyak manfaat yang bisa diperoleh dari konsumsi biji chia.

Menambahkan biji chia dalam makanan ternyata bisa mengontrol level gula darah. Hal tersebut dikemukakan sebuah studi dari Ontario, Kanada. Kemudian di dalam Journal of Molecular Biochemistry menyebutkan, kandungan Alpha Lineic Acid (AID) di dalam biji chia bisa menekan pertumbuhan sel kanker.

Baca Juga

Biji chia juga berguna melindungi jantung, khususnya mengatur tekanan darah. Selain untuk kesehatan tubuh, anti oksidan yang tinggi di dalamnya juga memiliki efek positif bagi kulit.

Mengonsumsi biji chia secara teratur bisa membuat kulit lebih sehat dan memperlambat penuaan. Kaya akan serat dan protein juga membuat chia efektif menurunkan berat badan.

Saat Lebaran di rumah ini meracik puding dengan biji chia juga bisa dicoba. Bahannya sederhana, yaitu minuman yogurt favorit, biji chia, dan potongan buah kesukaan seperti pepaya, pisang, stroberi, atau apel misalnya. Juga kacang almond untuk taburan.

Cara membuatnya, campur semua bahan-bahan dalam satu mangkok dan aduk hingga merata. Potong kacang almond menjadi potongan kecil dan taburkan sebagai taburan.

Diamkan dulu beberapa saat. Baru kemudian setelah biji chia terendam dalam larutan yogurt hidangkan dingin-dingin.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement