REPUBLIKA.CO.ID, SYDNEY--Mantan Perdana menteri Australia, Kevin Rudd bakal tak terlalu lama menganggur. Mantan pimpinan partai Buruh Australia yang gemar menulis ini dikabarkan menerima jabatan baru di Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai penasihat perubahan iklim.
The Daily Telegraph, mengutip sumber diplomatik, mengatakan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki Moon sedang mempertimbangkan untuk "mencarikan peran" bagi Rudd, yang digulingkan satu bulan yang lalu oleh Julia Gillard dalam kudeta partai.
"Dia bisa membuat seorang utusan khusus atau duta besar yang melapor langsung kepada sekretaris jenderal," kata sebuah sumber, yang tidak bersedia menyebutkan nama. Rudd menghabiskan beberapa hari di New York minggu lalu dalam pertemuan dengan pejabat PBB, tapi para diplomat di sana mengatakan kepada Telegraph bahwa tidak ada istilah atau tanggal kapan dia mulai berkantor.
Dia dianggap "menggangu kampanye pemerintah" untuk Agustus 21 pemilihan, dengan menarik perhatian luas media saat dia muncul di depan para pemilih Brisbane pada hari Rabu. Gillard sendiri menjanjikan posisi menteri bagi Rudd jika pemerintahnya terpilih kembali.