Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

 

7 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Satgas: Tempat Duduk di Kapal, Bus, dan Pesawat tidak Boleh Diisi Penuh

Kamis 10 Mar 2022 15:11 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Pelabuhan Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Satgas Covid-19 Kepri mengingatkan agar pihak pengelola armada laut, darat dan udara menerapkan sistem jaga jarak.

Pelabuhan Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Satgas Covid-19 Kepri mengingatkan agar pihak pengelola armada laut, darat dan udara menerapkan sistem jaga jarak.

Foto: Pelindo I
Satgas Covid-19 ingatkan agar jaga jarak tetap diterapkan di kapal, bus, dan pesawat.

REPUBLIKA.CO.ID, TANJUNGPINANG -- Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Riau mengingatkan pemilik maupun pengelola transportasi umum agar menerapkan sistem jaga jarak antarpenumpang untuk mencegah penularan Covid-19. Tempat duduk yang tersedia di kapal, bus, maupun pesawat tidak boleh seluruhnya diisi oleh penumpang.

 

"Pihak pengelola armada laut, darat dan udara wajib menerapkan sistem jaga jarak, selain memastikan seluruh penumpang menggunakan masker," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kepri Tjetjep Yudiana di Tanjungpinang, Kamis (10/3/2022).

Baca Juga

Selain itu, Tjetjep juga mengingatkan agar penumpang tidak diperbolehkan makan di dalam bus, pesawat, maupun kapal. Pengecualian dapat diberlakukan dengan alasan tertentu.

"Ini semata-mata untuk mencegah penularan virus dari sirkulasi udara di dalam armada kapal, pesawat dan bus," kata mantan kadis Kesehatan Kepri itu.

Saat ini, menurut Tjetjep, pemerintah pusat mengambil kebijakan mengarah ke adaptasi kehidupan normal. Kebijakan pemerintah itu terlihat dari perubahan syarat perjalanan darat, laut, dan udara yang lebih ringan, tanpa tes antigen maupun PCR.

Kebijakan itu, menurut Tjetjep, untuk mempercepat pertumbuhan perekonomian. Aktivitas perekonomian akan bergerak lebih cepat jika syarat perjalanan dipermudah seperti sekarang.

sumber : Antara
Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile