Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

 

8 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Sumbar Terima 4.200 Dosis Vaksin PMK

Jumat 24 Jun 2022 06:33 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Bilal Ramadhan

Seorang dokter hewan menunjukkan tanda sapi yang telah mendapatkan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK). Provinsi Sumbar menerima sebanyak 4.200 dosis vaksin PMK.

Seorang dokter hewan menunjukkan tanda sapi yang telah mendapatkan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK). Provinsi Sumbar menerima sebanyak 4.200 dosis vaksin PMK.

Foto: ANTARA/Raisan Al Farisi
Provinsi Sumbar menerima sebanyak 4.200 dosis vaksin PMK.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Provinsi Sumatra Barat hari ini, Jumat (24/6/2022) menerima sebanyak 4.200 dosis vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) dari Kementerian Pertanian. Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy, mengatakan jumlah dosis vaksin yang diberikan pemerintah pusat tersebut sudah cukup untuk mengkover vaksinasi sapi yang telah dikategorikan Pemprov Sumbar.

 

“Kita sudah punya target perioritas. Dan jumlah vaksin yang diterima ini cukup untuk mengkover sapi yang akan kita suntik,” kata Audy.

Baca Juga

Audy menyebut prioritas utama yang akan diberi vaksin adalah sapi peranh. Menurut dia, sapi perah itu punya nilai ekonomi yang cukup tinggi. Perioritas selanjutnya adalah sapi-sapi bantuan, sapi indukan, sapi yang intensif atau dikandangkan dan sapi ekstensif atau yang dilepas.

Audy menyebut saat ini sudah ada 4.000-an sapi untuk qurban yang tertular PMK. Di mana 4 di antaranya mati. Daerah yang paling tinggi penularan PMK adalah di Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar.

“Perlu diketahui masyarakat PMk ini bukan penyakit yang menular ke manusia. Bukan zoonosis. Yang zoonosis itu seperti flu burung. Bisa menular dari hewan ke manusia. Kalau PMK ini menularnya ke sesama hewan,” ujar Audy.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile