Ahad 02 Oct 2011 16:18 WIB

SBY Bakal 'Digoyang' Kalau Berani Reshuffle

Rep: Erdy Nasrul/ Red: Stevy Maradona
Presiden SBY
Presiden SBY

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rencana SBY untuk me-reshuffle kabinetnya dianggap menjadi ancaman bagi kekuatan koalisi yang sudah dibangunnya sejak 2009 lalu. Rencana itu, dinilai, akan mengancam kesuksesan SBY untuk langgeng hingga 2014 nanti.

"Kalau itu terjadi, SBY akan terancam," ungkap Ahli Politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Saiful Umam, saat dihubungi, Ahad (2/10).

Ketika mengganti sejumlah menteri dalam kabinet, SBY dipastikan akan menggeser porsi menteri dari partai politik koalisi yang sudah dibangun. Hal ini mengakibatkan kinerja pemerintahan pada level legislatif bermasalah.

Saiful menyatakan rencana SBY untuk mengadakan reshuffle terlalu dini, dan tergesa-gesa. SBY harus memperhitungkan lebih matang rencananya itu jika ingin tetap nyaman dengan kursi kekuasaan di negeri ini.

Rencana koalisi, menurut Saiful, belum tentu dilaksanakan SBY, karena selama ini, orang nomor wahid di negeri ini sudah lama membicarakan reshuffle namun tak kunjung terlaksana. "SBY kerap membicarakan reshuffle untuk mengkritik kinerja kabinetnya agar lebih baik. Belum tentu akan terlaksana," paparnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement