Senin 17 Oct 2011 12:24 WIB

Suharso Monoarfa, Menteri Pertama yang Mundur dari Kabinet SBY

Suharso Monoarfa
Suharso Monoarfa

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa mengundurkan diri dari Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II. Alasan pengunduran dirinya adalah alasan pribadi.  Seperti diberitakan September lalu, Suharso digugat cerai oleh istrinya.

Mundurnya Suharso memberi catatan tersendiri bagi Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Selama dua periode berkuasa, baru Suharso menteri yang mengundurkan diri.

Sebelumnya, SBY kerap merotasi menteri-menterinya, namun tidak ada yang mengundurkan diri. Kalaupun ada hal tertentu itu karena sakit, seperti yang menimpa Menteri Dalam Negeri M Ma'ruf yang digantikan Mardiyanto pada 29 Agustus 2007.

Suharso Monoarfa adalah politisi PPP kelahiran Mataram NTB, 31 Oktober 1954. Ia lama berkiprah di DPR. Sebelum menjadi menteri, Suharso tercatat sebagai anggota Komisi VII (energi) DPR dan wakil ketua Panitia Anggaran DPR.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement