Kamis 22 Mar 2012 14:00 WIB

Kepala BIN: Bom Diletakkan di Tempat Sampah KBRI

Rep: Esthi Maharani/ Red: Dewi Mardiani
Kepala BIN, Marciano Norman
Foto: skalanews.com
Kepala BIN, Marciano Norman

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -– Titik terang dalam kasus ledakan bom yang terjadi di dekat KBRI Paris, Perancis mulai terungkap. Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Letnan Jenderal TNI Marciano Norman, mengatakan ledakan tersebut sudah diselidiki melewati CCTV. “Bom itu diletakkan di tempat sampah di KBRI,” katanya saat ditemui di Bandara Halim Perdanakusumah, Kamis (22/3).

Tetapi, sepuluh menit kemudian, lanjutnya, ada orang yang datang dan mengambil bom tersebut dari tempat sampah. Bom tersebut dipindahkan ke seberang KBRI. Tak lama setelah itu terjadi ledakan. Dari situlah, ia bisa menyimpulkan jika bom tersebut bukan ditujukan kepada KBRI.

“Dari rekaman itu sangat kuat bahwa bom itu tidak ditujukan kepada KBRI. Itu temuan yang baru sampai saat ini,” katanya.

Menurutnya, jika bom itu sejak awal ditujukan ke KBRI, maka peletakkan bom di tempat sampah KBRI tidak akan dipindahkan. Apabila bom itu diletakkan KBRI, ia menyakini ledakannya akan jauh lebih besar. Tetapi karena dipindahkan dengan jarak sekitar 15 meter dari KBRI, maka ledakan hanya mengakibatkan kaca-kaca KBRI dan gedung-gedung apartermen disekitarnya pecah.

Seperti diberitakan, bom meledak di dekat KBRI pada Rabu (22/3) pukul 05.20 waktu setempat atau sekitar 11.20 waktu Indonesia. Ledakan di sekitara KBRI ini bukan kali pertama, pada 2004 pun sempat terjadi ledakan di KBRI juga. Sampai saat ini, masih diselidiki lebih lanjut peristiwa tersebut.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement