Selasa 22 May 2012 00:07 WIB

Capres Ikhwanul Muslimin Mohammed Musri Unggul di LN

Rep: Antara/AFP/ Red: Djibril Muhammad

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO - Calon dari Ichwanul Muslimin Mohammed Mursi memimpin perolehan suara di luar negeri dalam pemilihan presiden Mesir, terutama berkat dukungan masyarakat Mesir di Arab Saudi, demikian hasil awal pada Senin (21/5).

Warganegara Mesir di luar negeri pergi ke tempat pemungutan suara sebelum saudara mereka di dalam negeri, yang dijawalkan memberi suara Rabu dan Kamis (23-24 Mei), dan kedutaan besar serta konsulat telah mulai menyiarkan hasil awal.

Perolehan suara yang diumumkan oleh misi Mesir di 33 negara menempatkan Mursi di depan, dengan 106.252 suara. Ia diikuti oleh calon dari kubu Islam moderat Abdel Moneim Abul Fotouh, dengan 77.499 suara, kata kantor berita AFP.

Calon dari Nasseri, Hamdeen Sabbahi, menempati posisi ketiga dengan perolehan 44.727 suara, sementara mantan menteri luar negeri Amr Mussa berada di tempat keempat, diikuti oleh Ahmed Shafiq, perdana menteri terakhir yang bertugas di bawah presiden terguling Hosni Mubarak, tambahanya.

Namun jumlah tersebut didominasi oleh suara yang diberikan di Arab Saudi --masyarakat Mesir terbesar-- tempat Mursi meraih 49 persen suara, kata beberapa diplomat Mesir. Jumlah suaranya, sebanyak 68.443, menempatkan dia jauh di depan pesaing terdekatnya, Abul Fotouh --yang meraih 36.480 suara, 26,1 persen.

Sabbahi, yang telah berkampanye dengan landasan mendukung kebijakan yang condong ke kiri dan dicetuskan oleh presiden Gamal Abdul Nasser --yang memerintah pada 1950-an dan 1960-an, berada di posisi ketiga, dengan memperoleh 15.292 suara, kurang dari 11 persen suara yang diberikan.

Di Kuwait, tempat lain masyarakat terbanyak Mesir, pemilih juga mendukung Mursi, dengan memberikan 17.149 suara mereka untuk mendukung calon dari Ichwanul Muslimin itu, demikian laporan AFP.

Abul Fotouh berada di tempat kedua, dengan perolehan 14.109 suara, jauh dari Sabbahi --yang memperoleh 9.031 suara dan berada di posisi ketiga, katanya.

Meskipun hasil yang diumumkan di luar negeri tersebut tidak resmi, semua itu diamati secara seksama di Mesir, tempat jajak pendapat telah dipandang sebagai tidak akurat dan telah memberi hasil yang sangat bertolak-belakang.

Di Eropa, warganegara Mesir yang jadi pemilih memberi hasil yang beragam; Sabbahi unggul di Prancis dengan 734 suara, diikuti secara ketat oleh mantan perdana menteri Shafiq, yang mendapat 706 suara.

Di Inggris, Abul Fotouh menjadi pemenang tanpa keraguan dan mengumpulkan 1.300 suara, jauh mengungguli Sabbahi, yang mendapat 962 suara. Di Yunani, Mussa unggul dengan memperoleh 362 suara, diikuti oleh Shafiq dan Sabbahi, kata AFP.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement