Ahad 21 Apr 2013 10:27 WIB

Bandar Lampung Tertinggi Kasus Gizi Buruk

Rep: Mursalin Yasland/ Red: A.Syalaby Ichsan
Penderita gizi buruk, ilustrasi
Foto: Saiful Bahri/Antara
Penderita gizi buruk, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID,BANDAR LAMPUNG – Dari 13 kabupaten/kota di Provinsi Lampung, kota Bandar Lampung masih menduduki peringkat tertinggi kasus gizi buruk yang terjadi selama tahun 2012. Sedangkan jumlah kasus gizi buruk di Lampung, mengalami penurunan dari tahun sebelumnya 2011.

Data yang diperoleh Republika dari Dinas Kesehatan (diskes) Lampung, Ahad (21/4),  kasus gizi buruk di Lampung menurun dari 255 kasus pada 2011 menjadi 186 kasus pada 2012. Kasus gizi buruk terjadi di sejumlah kabupaten/kota.

Pada 2012, jumlah kasus gizi buruk tertinggi di Kota Bandar Lampung 28 orang, 25 orang bisa sembuh, namun tiga orang meninggal. 

Selanjutnya dii Kabupaten Lampung Tengah, sebanyak 27 kasus, 21 kasus sembuh dan enam orang meninggal. Di Kabupaten Tulangbawang ada 20 kasus, 18 orang bisa sembuh, namun dua orang meninggal.  Namun, data selama tahun 2013, Diskes Lampung belum melakukan rekap datanya.

“Data tahun 2013 belum masuk hingga April ini,” kata Kepala Humas Diskes Lampung, Asih Hendrastuti kepada Republika. Menurutnya, bayi gizi buruk masih ditemukan karena ibu kandung bayi sibuk bekerja di luar.

 

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement