Ahad 18 May 2014 15:09 WIB

Serangan Hama Mati Pucuk Dipicu Perubahan Iklim

Hama mati pucuk
Foto: Abc News
Hama mati pucuk

REPUBLIKA.CO.ID, TASMANIA -- Kalangan ilmuwan meyakini kematian tanaman di sekitar dataran tinggi Pulau Macquarie, Tasmania telah disebabkan oleh berbagai hal termasuk perubahan nyata dalam iklim.

"Setiap orang yang sering mengunjungi kawasan Pulau Macquarie sejak lama pasti menyadari kalau di kawasan ini musim kemarau berlangsung lebih panjang. Terjadi perubahan arah angin dan juga curah hujan,” kata ekolog Dr Jenni Whinam, belum lama ini.

"Kami juga telah mengisolasi beberapa patogen dari tanaman tapi kita tidak tahu apakah ini sebenarnya penyebab utama dari kasus mati pucuk atau  ada penyebab sekunder lainnya, "kata Dr Whinam.

Kasus mati pucuk tanaman ini terjadi sangat luas. Area vegetasi tepat di seberang dataran tinggi juga ikut sekarat dan karenanya terus tanah terkikis.  "Kami benar-benar mendapatkan ketidakstabilan vegetasi di bagian yang lebih tinggi dari dataran tinggi ini," kata Dr Whinam.

 

Bersamaan dengan kasus kematian yang luas dari tanaman azorella, spesies lain juga menyerang lapisan tanah yang kaya dan menguasai wilayah tersebut.

"Keseluruhan karakter vegetasi di kawasan ini plato ini akan berubah jika tanaman azorella punah," kata Dr. Whinam.

Pada puncak serangan hama kelinci lalu, hama itu banyak menggali dan merusak lapisan tanah yang menjadi tempat hidup tanaman di dataran tinggi. Namun para ilmuwan tidak percaya kalau kelinci merupakan pemicu kasus mati pucuk yang menyerang tanaman azorella karena hama tersebut sudah lama pergi.

 

Selama lima tahun terakhir para ilmuwan telah menyaksikan gelombang kedua munculnya hama mati pucuk pada tanaman yang tidak mati pada serangan gelombang pertama.

Ada satu kantung tanaman sehat yang terisolasi di sisi lain dari Pulau Macquarie yang saat ini terus menjadi perhatian para ilmuwan.

Para ilmuwan juga  telah mendirikan kebun tanaman penyangga dataran tinggi sebagai jenis perlindungan bagi populasi tanaman dan satwa yang ada di ujung utara pulau.

"Kami menginvestasikan dana besar dalam program propagasi, kita memiliki program  penanaman ex-situ dari 100 tanaman di bagian puncak pulau Macquarie yang khusus ditujukan untuk mengumpulkan benih dan kita juga melakukan budidaya jaringan, yang bisa mendorong spesies sulit untuk berkecambah," katanya.

Diharapkan bahwa pada akhirnya nanti  populasi azorella yang terancam punah dan sekarang sedang menghadapi krisis dapat tumbuh di Kebun Raya Tasmania.

sumber : abc, radio australia
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement