REPUBLIKA.CO.ID, CANBERRA -- Geoff Jansz adalah salah satu chef terkenal di Australia. Dalam sebuah wawancara dengan ABC, dia menyatakan bahwa sifat Australia bisa terlihat dari makanannya. Ia juga berpendapat bahwa pertanian skala kecil bisa dijalankan berdampingan dengan skala besar.
"Kita harus memberi makan bangsa kita. Para petani skala besar ini sudah memantapkan kemampuan bertani mereka dari generasi ke generasi, dan mereka sudah mendapatkan cara memberi makan Australia," jelas Jansz, baru-baru ini.
"Saya ini seorang petani kecil-kecilan. Kita bisa menumbuhkan jenis tanaman tertentu dan berfokus pada itu. Menyenangkan dan bisa dijalani berdampingan dengan petani skala besar."
Mungkin, banyak chef terkenal lain yang tak setuju dengan pendapatnya. Namun, Jansz membantah bahwa Ia mendukung praktek bertani buruk. Baik itu skala kecil maupun besar.
"Siapapun yang melakukan hal yang salah dengan buah, sayur, makanan, saya tak suka," jelasnya.
Ia mengaku khawatir melihat adanya tren bertani demi estetika namun mengorbankan citarasa. "Saya benar-benar tak suka usaha untuk mendapatkan keuntungan dalam pasar sementara mengorbankan citarasa dan gizi," katanya.
Jansz, yang lahir di Sri Lanka, menyatakan bahwa peran komunitas migran dalam memperkaya dunia pakan dan pangan Australia cukup besar.
"Tahun 1950an, saat para orang Italia datang, yang dimakan hanyalah selada jenis Iceberg dan apel Granny Smith. Kemudian, mereka mulai berjalan di padang-padang dan mengenali berbagai tanaman, dan memetik tanaman itu."
"Lama kelamaan, melalui migran, kita jadi sadar ada berbagai varietas tanaman, dan kita jadi tertarik dan menggunakannya."
Jansz setuju bahwa identitas dan budaya Australia saat ini bisa diekspresikan dan dipertahankan melalui makanan negara tersebut.
"Perspektif dan sikap khas Australia bisa dilihat melalui musik, seni. Bagi saya, saya melihatnya melalui perut saya..."
"Cara kita berbagi dan menciptakan gaya baru, sangatlah Australia. Ada akarnya yang harus dihargai, dan kita menghormati para migran terdahulu. Namun, kini, ini telah menjadi bagian dari cara Australia."
Menangkan kesempatan belajar Bahasa Inggris di Australia - Klik tautan berikut: https://apps.facebook.com/australiaplus