REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Upaya Manchester City untuk terus menempel Chelsea di puncak klasemen Liga Primer Inggris semakin menghadapi kalan terjal. Pasalnya tim berkostum biru langit itu baru saja mengalami kekalahan 1-2 dari Crystal Palace. di Selhurst Park, London, Selasa (7/4) dini hari WIB.
City tertinggal oleh gol Glenn Murray pada menit ke-34. Tiga menit babak kedua berjalan, gawang City yang dijaga Joe Hart kembali bobol, kali ini melalui Jason Puncheon. Di sisa waktu, the Citizens hanya mampu membalas satu gol melalui Yaya Toure pada menit ke-78.
Pelatih City Manuel Pellegrini merasa terpukul dengan hasil negatif yang diraih timnya ini. Namun ia menolak pernyataan bahwa peluang the Citizens untuk merebut juara telah berakhir.
"Setiap Anda kehilangan poin itu adalah pukukan besar. Masiha ada tujuh pertandingan, kami mencoba memenangkan semua laga tersisa dan melihat posisi kami di akhir musim nanti," kata Pellegrini seperti dilansir Sky Sports, Selasa (7/4).
Juru taktik asal Cile ini menilai timnya tidak pantas mendapat kekalahan. City, katanya, telah mendominasi permainanan dan menciptakan sejumlah peluang berbahanya melalui aksi Sergio Aguero, David Silva, dan Yaya Toure. Hanya, hasil akhir kadang tak sesuai yang mereka harapkan.
"Saya sangat senang dengan cara tim bermain, biasanya kami akan menang jika bermain seperti ini," ujarnya.
Ini menjadi kekalahan ketiga bagi sang juara bertahan itu dalam laga tandang di Liga Primer secara berturut-turut. Dengan hasil ini, The Citizens tetap berada di peringkat keempat, mengemas 61 poin dari 31 laga atau tertinggal sembilan angka dari Chelsea di puncak klasemen.