Senin 25 Jan 2016 18:56 WIB

Tharno, PNS Lampung Eks Gafatar Ikut Dipulangkan

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Teguh Firmansyah
Sejumlah warga eks anggota Gafatar menuruni tangga KRI Gili Manuk beberapa saat setelah tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Senin (25/1). (Republika/Bowo Pribadi)
Foto: Republika/Bowo Pribadi
Sejumlah warga eks anggota Gafatar menuruni tangga KRI Gili Manuk beberapa saat setelah tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Senin (25/1). (Republika/Bowo Pribadi)

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Belasan pengungsi eks-Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) asal Provinsi Lampung, yang sudah dievakuasi dari Kalimantan Barat akan pulang ke kampung halamannya di Lampung, dalam satu-dua hari ke depan.

Dari belasan pengungsi eks Gafatar yang dipulangkan, terdapat warga berprofesi pegawai negeri sipil yang bekerja di Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung, Nirma Thano (30 tahun). Ia menghilang dari rumahnya di Jalan Kelengkeng 10, Perumahan Way Huwi, Kabuptaen Lampung Selatan, sebulan lebih.

Kepala Kesbangpol Lampung, Irwan Marpaung, mengatakan terdata 13 eks Gafatar asal Lampung sudah berada di pengungsian sementara di Bambu Apus, Jakarta. “Dari 13 tersebut ada PNS,” katanya kepada wartawan, Senin (25/1).

Ia menyatakan pengungsi eks Gafatar asal Lampung akan tiba di Lampung pada satu-dua hari ke depan, melalui jalan darat. Saat tiba di Lampung, pengungsi eks-Gafatar dikumpulkan di Dinas Sosial untuk mendapat pengarahan dan pembinaan psikologi.

Menurut dia, masih terdapat ratusan warga Lampung eks Gafatar yang tersebar di Kalimantan belum dipulangkan. Namun, Kesbangpol Lampung belum bisa menyebutkan identitasnya. Pasalnya, mereka tersebar di beberapa titik di Kalimantan.

Baca juga, Wagub Jateng: Pemulangan Eks-Gafatar Tanggung Jawab Pemda

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement