Kamis 10 Mar 2016 22:30 WIB

Aktivis Antikorupsi Dijatuhi Hukuman Enam Bulan Penjara

Wakil Ketua DPR Fadli Zon saat bersaksi dalam sidang kasus dugaan pencemaran namanya dengan terdakwa aktivis lembaga anti korupsi Ronny Maryanto, di Pengadilan Negeri Semarang, Jawa Tengah, Kamis (10/12).
Foto: Antara/R. Rekotomo
Wakil Ketua DPR Fadli Zon saat bersaksi dalam sidang kasus dugaan pencemaran namanya dengan terdakwa aktivis lembaga anti korupsi Ronny Maryanto, di Pengadilan Negeri Semarang, Jawa Tengah, Kamis (10/12).

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Pegiat antikorupsi Ronny Maryanto dijatuhi hukuman enam bulan penjara dengan masa percobaan 10 bulan dalam kasus pencemaran nama baik Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon.

Hakim Ketua Ahmad Dimyati dalam sidang di Pengadilan Negeri Kota Semarang, Kamis, menyatakan Ronny terbukti bersalah atas komentarnya tentang dugaan politik uang oleh Fadli Zon yang dibuat di media massa.

Putusan hakim tersebut lebih rendah dari tuntuan jaksa selama delapan bulan penjara dengan masa percobaan satu tahun. Hakim menilai terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 310 KUHP tentang pencemaran.

Meski demikian, hakim menilai Ronny tidak terbukti melakukan pencemaran melalui gambar ataupun tulisan sebagaimana tercantum dalam pasal 310 ayat dua. Namun, hakim menggunakan unsur dalam pasal 310 ayat 1 yang dinilai masih berkaitan dengan ayat 2 untuk menjerat terdakwa.

"Terdakwa memberi pernyataan soal dugaan politik uang yang dilakukan saksi Fadli Zon dan kemudian menyebarkannya," tuturnya.

Menurut hakim, terdakwa seharusnya hanya sampaikan dugaan pelanggaran ke Panwaslu sehingga tidak membuka peluang untuk dimanfaatkan pihak-pihak lain.

Hal tersebut disampaikan hakim menanggapi pembelaan terdakwa yang menyatakan pemuatan uang berita yang berisi komentar terdakwa dalam bentuk advetorial di Tribunnews, bukan merupakan tanggung jawab terdakwa.

Atas putusan tersebut, Jaksa Penuntut Umum menyatakan pikir-pikir sementara terdakwa langsung menyatakan banding.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement