REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyatakan tak ada pulau di Kepulauan Seribu yang dikeruk untuk proyek reklamasi. Ia merasa hal itu hanya fitnah belaka.
Bupati Kepulauan Seribu di periode sebelumnya, Tri Joko pernah melaporkan adanya pencurian pasir di wilayahnya. Namun mantan Kadis Tata Air tersebut mengatakan laporannya tak kunjung diproses hingga akhirnya ia meninggalkan jabatannya. Sedangkan Ahok merasa laporan itu tak terbukti.
"Enggak ada, jadi orang tuh biasa fitnah, kan ada tracking (pelacak) kapal di Kemenhub kapal kamu lewat mana," katanya kepada wartawan di Balai kota, Kamis (21/4).
Baginya, material untuk proyek reklamasi bukanlah urusannya. Ia menolak ikut campur dalam masalah asal muasal pasir reklamasi. Sebab menurutnya, hal itu hanyalah urusan teknis belaka.
"Kita enggak pernah ikut campur, kita bikin gedung ini materialnya dari mana? semennya dari Bogor, besi juga dari Karawang dari pabrik-pabrik. Masak saya mesti ngurusin," keluhnya