Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

10 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Waspada! Dua Kondisi Ini Bisa Picu Kanker Hati

Selasa 18 Oct 2016 02:54 WIB

Rep: Adysha Citra R/ Red: Indira Rezkisari

Memiliki tubuh gemuk atau bahkan obesitas merupakan sesuatu yang harus diwaspadai.

Memiliki tubuh gemuk atau bahkan obesitas merupakan sesuatu yang harus diwaspadai.

Foto: Wikipedia

REPUBLIKA.CO.ID, Sebuah penelitian besar menunjukkan bahwa obesitas dan diabetes berkaitan erat dengan peningkatan risiko kanker hati. Penelitian yang dilakukan di Cancer Research menunjukkan bahwa obesitas dan diabetes dapat meningkatkan risiko kanker hati hingga lebih dari dua kali lipat.

Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data dari 14 penelitian prospektif yang melibatkan lebih dari 1,5 juta peserta. Setelah melakukan kontrol terhadap beberapa faktor seperti usia, jenis kelamin, konsumsi alkohol, keiasaan merokok dan ras, tim peneliti menemukan bahwa kelebihan berat badan dan diabetes berkaitan erat dengan kanker hati.

Kelebihan berat badan, terang tim peneliti, dapat meningkatkan risiko kanker sebesar 21-142 persen seiring dengan bertambahnya massa indeks tubuh. Untuk setiap 2 inci penambahan ukuran lingkar pinggang, risiko kanker hati akan bertambah sebesar delapan persen walaupan massa indeks tubuh telah dikontrol.

Risiko serupa juga ditunjukkan oleh diabetes Tipe 2. Penderita diabetes Tipe 2 memiliki risiko kanker hati dua kali lebih besar jika dibandingkan dengan non penderita diabetes Tipe 2.

Akan tetapi, tim peneliti juga menemukan bahwa massa indeks tubuh tidak memiliki kaitan dengan kanker pada pasien yang menderita hepatitis. Akan tetapi, pada non penderita hepatitis, peningkatan risiko kanker hati akibat obesitas dan diabetes terjadi sangat signifikan.

"Sekarang kita harus menerima fakta bahwa obesitas dan diabetes Tipe 2 sangat berkaitan dengan kanker hati," ujar kepala tim peneliti sekaligus ahli epidemiologi American Cancer Society Peter T Campbell seperti dilansir New York Times.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile