Selasa 24 Oct 2017 12:22 WIB

Musisi Senior Benny Panjaitan Meninggal Dunia

Rep: Dwina Agustin/ Red: Indira Rezkisari
Kondisi kediaman musisi Senior Benny Panjaitan setelah meninggal dunia di Jalan Prof Dr Hamka Komplek Panbers, Cileduk, Selasa (24/10).
Foto: Republika/Dwina Agustin
Kondisi kediaman musisi Senior Benny Panjaitan setelah meninggal dunia di Jalan Prof Dr Hamka Komplek Panbers, Cileduk, Selasa (24/10).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Musisi senior Benny Panjaitan meninggal dunia, Selasa (24/10) pukul 09.45 WIB. Kepergiannya membawa mendung duka bagi dunia musik Tanah Air yang pernah dimeriahkannya tahun 1960-an.

Keponakan personil Panbers, Agung, menceritakan saat kepergian pamannya. Ketika pagi hari, Benny beraktivitas seperti biasa dengan melakukan sarapan di kamarnya.

"Tapi perawat yang biasa merawat dia melihat tidak ada gerakan pernapasan," kata Agung di kediaman Mendiang Jalan Prof Dr Hamka Komplek Panbers, Ciledug.

Seketika anggota keluarga yang lain pun panik mengetahui keadaan tersebut. Mereka pun memanggil dokter untuk memastikan kondisi Benny. Ketika dokter memeriksakan, sosok legenda itu pun telah pergi meninggalkan dunia.

"Ini benar-benar menggagetkan dan tidak menyangka, karena kemarin kami baru klarifikasi kabar hoaks meninggal itu," kata Agung.

Kepergian menjadi duka yang tidak terduga. Terlebih lagi, keluarga baru beberapa hari lalu menyangkal berita hoaks tentang kematian Benny.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement