Tuesday, 5 Jumadil Awwal 1444 / 29 November 2022

Tuesday, 5 Jumadil Awwal 1444 / 29 November 2022

5 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Soal Korupsi, Basarah: Megawati Beri Peringatan Keras

Jumat 14 Aug 2020 06:12 WIB

Rep: Rizkyan Adiyudha/ Red: Agus Yulianto

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Pusaran korupsi bermula dari niat seseorang saat menjadi calon kepala daerah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ahmad Basarah menilai, Ketua Umum Megawati Soekarnoputri telah memberikan peringatan kepada para calon kepala daerah terkait korupsi. Hal itu dilakukan Mega saat mengumumkan calon kepala daerah gelombang ketika, Selasa (11/8) lalu.

"Pusaran korupsi kepala daerah tersebut bermula dari niat seseorang saat menjadi calon kepala daerah," kata Basarah saat dikonfirmasi, Kamis (13/8).

Wakil Ketua MPR RI ini berpendapat bahwa apa yang disampaikan Mega merupakan peembelajaran dari pengalaman sebelum-sebelumnya dimana banyak kepala daerah yang tersangkut korupsi. Dia mengatakan, padahal kepala daerah merupakan cerminan masyarakat di suatu wilayah tertentu.

Dia melanjutkan, jika niatnya adalah untuk mengabdi kepada bangsa dan daerah maka para calon kepala daerah harus dijauhkan dari perbuatan yang berkaitan dengan tindak pidana korupsi. Sebabnya, dia menilai, pidato Megawati untuk kadernya yang mencalonkan diri pada pemilihan kepala daerah sudah tepat.

Basarah mengatakan, presiden kelima Indonesia tersebut tidak pernah lelah untuk mengingatkan para kader PDIP yang mencalonkan diri sebagai kepala daerah agar tidak korupsi jika terpilih. Dia mengatakan, hal itu agar mereka tidak jangan sampai terjebak dalam pusaran korupsi jika terpilih.

Seperti diketahui, Ketum Umum Megawati Soekarnoputri mengingatkan para calon kepala daerah partainya tidak melakukan tindak pidana korupsi bila nanti terpilih pada Pilkada Serentak yang digelar Desember mendatang. Dia mempertanyakan niatan mereka maju dan mendaftar sebagai kelapa dawrah bersama PDIP.

"Saya sampaikan agar pasangan calon PDIP Perjuangan tidak berpikir sempit untuk kepentingan dirinya sendiri. Kalau Anda ingin korupsi tidak bisa sekarang, korupsi tidak bisa, semakin disembunyikan suatu saat nanti pasti akan kelihatan," kata Megawati.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile