Kamis 17 Sep 2020 11:16 WIB

CDC dan Trump tak Satu Suara Soal Vaksin Covid-19

CDC AS membantah pernyataan Trump soal kesiapan distribusi vaksin Covid-19.

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Christiyaningsih
Penyuntikan Vaksin (ilustrasi). CDC AS membantah pernyataan Trump soal kesiapan distribusi vaksin Covid-19.
Foto: AP/VOA
Penyuntikan Vaksin (ilustrasi). CDC AS membantah pernyataan Trump soal kesiapan distribusi vaksin Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperkirakan setidaknya 100 juta dosis vaksin virus corona dapat didistribusikan pada akhir tahun 2020. Pernyataan Trump bertentangan dengan seorang pejabat tinggi kesehatan pemerintah.

Beberapa jam sebelum Trump membuat pernyataan, Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Robert Redfield mengatakan vaksin Covid-19 dapat diluncurkan secara luas pada pertengahan tahun depan. Redfield mengungkapkan pernyataan tersebut di depan panel Senat AS.

Baca Juga

Ketika ditanya soal pernyataan Redfield yang berbeda dengan pernyataan presiden, Trump mengatakan bahwa Redfield telah melakukan kesalahan. Trump mengatakan dia telah menelepon Redfield.

"Tidak, saya pikir dia melakukan kesalahan ketika mengatakan itu. Itu informasi yang salah. Saya yakin dia bingung. Saya pikir mungkin dia hanya salah memahami pertanyaan itu," ujar Trump.