Tuesday, 18 Muharram 1444 / 16 August 2022

Tuesday, 18 Muharram 1444 / 16 August 2022

 

18 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Undip Kehilangan Muladi Sebagai Guru Besar Terbaik

Kamis 31 Dec 2020 03:50 WIB

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Indira Rezkisari

Mantan Rektor Undip Muladi.

Mantan Rektor Undip Muladi.

Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang
Muladi meninggal dunia di Jakarta setelah sempat dirawat di RSPAD.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Keluarga besar civitas akademika Universitas Diponegoro (Undip) kehilangan salah satu putra terbaiknya. Prof Dr H Muladi SH telah berpulang pada Kamis (31/12) sekitar pukul 06.45 WIB.

 

Kabar duka perihal berpulangnya mantan Menteri Kehakiman, Menteri Sekretaris Negara dan juga mantan Rektor Undip ini diterima Republika melalui Kepala Sub Bagian Humas Undip, Utami Setyowati, Kamis pagi. Ia menyampaikan, hari ini keluarga besar Undip kehilangan salah satu Guru Besar terbaiknya, Prof Dr H Muladi SH yang menghadap ke hadirat Illahi.

Baca Juga

Rencananya jenazah akademisi yang juga pernah menjabat sebagai Gubernur Lemhanas tersebut akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta.

"Kami keluarga besar Undip menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya dan semoga almarhum husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran," kata Utami.

Tak lupa ia juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas ucapan belasungkawa dan doa dari masyarakat atas berpulangnya Prof Dr H Muladi SH. "Terimakasih atas doa dari seluruh masyarakat untuk almarhum," lanjutnya.

Prof Dr H Muladi SH lahir di Surakarta, Jawa Tengah pada 26 Mei 1943. Almarhum merupakan seorang akademisi, hakim dan sekaligus politikus Indonesia. Sejumlah jabatan penting pernah diembannya, seperti Rektor Undip, Menteri Kehakiman dan Menteri Sekretaris Negara pada masa pemerintahan Presiden Soeharto dan BJ Habibie (1998-1999). Selain itu juga pernah menjabat sebagai Hakim Mahkamah Agung (2000-2001) serta Gubernur Lemhanas.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile