Friday, 8 Jumadil Awwal 1444 / 02 December 2022

Friday, 8 Jumadil Awwal 1444 / 02 December 2022

8 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Kereta Sudah Bisa Melintas di Jalur Utara Jawa

Selasa 09 Feb 2021 23:24 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Yudha Manggala P Putra

Karyawan mengukur ketinggian banjir pada lintasan kereta api di Stasiun Tawang, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (6/2/2021). Akibat banjir setinggi hingga 70 cm tersebut, PT KAI (Persero) DAOP 4 Semarang mengalihkan sejumlah rute perjalanan kereta api.

Karyawan mengukur ketinggian banjir pada lintasan kereta api di Stasiun Tawang, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (6/2/2021). Akibat banjir setinggi hingga 70 cm tersebut, PT KAI (Persero) DAOP 4 Semarang mengalihkan sejumlah rute perjalanan kereta api.

Foto: Antara/Aji Styawan
KAI memastikan kereta sudah melintas di jalur antara Stasiun Semarang Tawang-Alastua.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memastikan kereta sudah bisa melintas di jalur hulu antara Stasiun Semarang Tawang-Stasiun Alastua. Kereta pertama yang melintasi jalur tersebut adalah KA Maharani dari Surabaya dengan tujuan akhir Semarang dengan kecepatan 10 kilometer per jam.

"Dengan beroperasinya satu jalur hulu tersebut, maka seluruh kereta api dapat kembali melalui lintas utara Jawa dan tidak perlu memutar ke lintas selatan," kata VP Public Relations KAI Joni Martinus, Selasa (9/2).

Joni menjelaskan, selain upaya perbaikan jalur oleh KAI, banjir yang menggenang juga sedikit demi sedikit surut. Dia mengatakan,banjir yang sempat menggenangi Stasiun Semarang Tawang saat ini sudah surut dan pelayanan di stasiun tersebut normal kembali.

Dia memastikan perbaikan dilakukan dengan alat kerja manual untuk meninggikan jalur rel terus dilakukan hingga akhirnya dapat dilalui oleh dua Kereta Perawatan Jalan Rel (KPJR) dalam melakukan penanganan. Penanganan juga dilanjutkan dengan mendatangkan satu alat berat yakni ekskavator dan menambah batu balas kricak.

“Kami atas nama manajemen KAI mengucapkan permohonan maaf kepada para pelanggan karena terganggunya perjalanan dan pelayanan kereta api akibat banjir yang terjadi wilayah Semarang dan sekitarnya," jelas Joni.

Dia menambahkan, KAI akan terus melakukan normalisasi pada jalur ganda tersebut. Dengan begitu, Joni mengatakan nantinya kereta di seluruh lintas utara Jawa dapat dilewati kembali dengan kecepatan normal.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile