Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

 

8 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

OTG Asal Indonesia Terdeteksi di Perbatasan China-Myanmar

Senin 05 Jul 2021 12:27 WIB

Red: Nur Aini

Bendera China.

Bendera China.

Foto: ABC News
Kota perbatasan China-Myanmar kembali lockdown setelah ditemukan tiga kasus Covid-19

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Otoritas China, Senin (5/7), kembali memutuskan karantina wilayah (lockdown) di Kota Ruili, Provinsi Yunnan, yang berbatasan dengan Myanmar. Keputusan tersebut diambil setelah ditemukan tiga kasus baru Covid-19 yang terjadi pada Ahad (4/7).

 

Lockdown tersebut merupakan keempat kalinya terjadi di Ruili selama musim pandemi Covid-19 sejak awal tahun lalu. Di antara tiga kasus baru itu, dua terjadi pada warga negara China, sedangkan satunya lagi pada warga negara Myanmar, demikian laman resmi Komisi Kesehatan Provinsi Yunnan.

Baca Juga

Otoritas kesehatan setempat juga melaporkan adanya satu kasus tanpa gejala yang terjadi pada warga negara China yang baru pulang dari Indonesia. Sebelumnya Provinsi Yunnan juga menerima lima kasus impor, masing-masing tiga dari Myanmar dan dua dari Indonesia.

Dengan lockdown tersebut, Ruili menutup pos perbatasannya. Kader partai lokal dan personel militer dikerahkan ke wilayah perbatasan itu untuk mencegah keluar masuknya warga secara ilegal.

Sementara itu, seiring dengan dicabutnya status lockdown di Kota Guangzhou, Provinsi Guangdong, maka siapa pun yang hendak meninggalkan kota itu menuju kota-kota lain di China sudah tidak diwajibkan menunjukkan kartu hasil tes negatif PCR. Beberapa pusat keramaian, seperti mal, bioskop, kafe, pertunjukan kesenian, dan tempat hiburan lain di Guangzhou dibuka dengan jumlah kunjungan maksimum 70 persen.

sumber : Antara
Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile