Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

 

21 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Menkes Usahakan Molnupiravir Tiba di Indonesia Akhir Tahun

Senin 25 Oct 2021 10:59 WIB

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Reiny Dwinanda

Pil eksperimental Molnupiravir produksi Merck tengah menunggu izin penggunaan darurat dari FDA. Jika disetujui, Molnupiravir akan menjadi obat antivirus oral pertama untuk Covid-19. Indonesia juga telah mengamankan pasokan molnupiravir.

Pil eksperimental Molnupiravir produksi Merck tengah menunggu izin penggunaan darurat dari FDA. Jika disetujui, Molnupiravir akan menjadi obat antivirus oral pertama untuk Covid-19. Indonesia juga telah mengamankan pasokan molnupiravir.

Foto: EPA
Menkes sebut Indonesia sudah di tahap akhir kesepakatan pengadaan molnupiravir.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, saat ini pemerintah sudah dalam tahapan final kesepakatan pengadaan obat antivirus molnupiravir. Ia mengusahakan agar obat buatan Merck, perusahaan farmasi asal Amerika Serikat, ini sudah bisa digunakan di Tanah Air pada akhir tahun 2021.

 

"Kami sudah sampai di tahap finalisasi kesepakatan agar Indonesia bisa mengadakan tablet molnupiravir, diusahakan di akhir tahun ini," kata Budi dalam konferensi pers daring, Senin (25/10).

Baca Juga

Tahapan tersebut dilakukan setelah Menkes beserta Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan berkunjung ke Amerika Serikat untuk melakukan pembicaraan dengan Merck beberapa pekan lalu. Budi mengatakan, dengan adanya pasokan obat antivirus yang dianggap menjanjikan tersebut, Indonesia akan punya cadangan cukup andaikan ada potensi gelombang berikutnya Covid-19.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile