Wednesday, 2 Rabiul Awwal 1444 / 28 September 2022

Wednesday, 2 Rabiul Awwal 1444 / 28 September 2022

 

2 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

PBB Sambut Komitmen Lima Negara Hindari Perang Nuklir

Selasa 04 Jan 2022 03:50 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Christiyaningsih

PBB menyambut pernyataan bersama yang dibuat lima kekuatan nuklir. Ilustrasi.

PBB menyambut pernyataan bersama yang dibuat lima kekuatan nuklir. Ilustrasi.

Foto: EPA-EFE/Mary Altaffer / POOL
PBB menyambut pernyataan bersama yang dibuat lima kekuatan nuklir

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON – Presiden Majelis Umum PBB Abdulla Shahid menyambut pernyataan yang dirilis lima negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB tentang komitmen mereka mencegah dan menghindari terjadinya perang nuklir. Dia menilai perlombaan senjata tak menguntungkan siapa pun di dunia.

 

“Presiden Abdulla Shahid menyambut pernyataan bersama yang dibuat lima kekuatan nuklir, yang juga anggota tetap Dewan Keamanan (PBB),” kata juru bicara Abdulla Shahid, Paulina Kubiak, saat diwawancara Sputnik, Senin (3/1/2022).

Baca Juga

“Komitmen terhadap kewajiban Perjanjian Non-Proliferasi, termasuk kewajiban Pasal VI, serta keinginan untuk meningkatkan pemahaman bersama dan kepercayaan diri, serta mencegah perlombaan senjata yang tak akan menguntungkan siapa pun dan membahayakan semua, adalah pesan yang tepat untuk seluruh planet saat kita memulai tahun baru,” kata Kubiak.

Lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB yakni Amerika Serikat (AS), Rusia, China, Inggris, dan Prancis sepakat mengenai tanggung jawab mereka untuk menghindari terjadinya perang nuklir. Kelima negara tersebut satu suara perihal pentingnya menciptakan suasana keamanan dan stabilitas. “Kami menyatakan tidak akan ada pemenang dalam perang nuklir. Hal itu tak boleh dimulai,” kata Kremlin dalam sebuah pernyataan mewakili kelima negara kekuatan nuklir dunia tersebut, Senin.

Mereka sepakat penggunaan senjata nuklir memiliki konsekuensi yang luas. “Kami juga mengonfirmasi bahwa senjata nuklir, selama mereka ada, harus melayani tujuan defensif, pencegahan terhadap agresi serta pencegahan perang,” kata Kremlin.

Selain Kremlin, Prancis juga merilis pernyataan serupa. Ia menyatakan kelima negara menegaskan tekad terhadap kontrol senjata nuklir dan perlucutan senjata. Pendekatan bilateral dan multilateral bakal dilakukan dalam rangka pengendalian senjata nuklir.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile