Thursday, 13 Muharram 1444 / 11 August 2022

Thursday, 13 Muharram 1444 / 11 August 2022

13 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Biden Beri Selamat kepada PM Australia Terpilih

Ahad 22 May 2022 15:25 WIB

Rep: Fergi Nadira B/ Red: Esthi Maharani

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menelepon perdana menteri Australia terpilih Anthony Albanese untuk mengucapkan selamat kepadanya atas kemenangan pemilu

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menelepon perdana menteri Australia terpilih Anthony Albanese untuk mengucapkan selamat kepadanya atas kemenangan pemilu

Foto: AP/Susan Walsh
Biden menelepon PM Australia terpilih Anthony Albanese untuk mengucapkan selamat

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menelepon perdana menteri Australia terpilih Anthony Albanese untuk mengucapkan selamat kepadanya atas kemenangan pemilu, Ahad (22/5/2022). Gedung Putih mengatakan, Biden dalam pembicaraanya menggarisbawahi kekuatan aliansi kedua negara.

Kedua pemimpin akan bertemu Selasa (24/5/2022) pada pertemuan puncak kelompok Quad di Tokyo. Gedung Putih memuji bahwa Albanese yang memutuskan untuk melakukan perjalanan itu.

"Presiden Biden menegaskan kembali komitmen teguh Amerika Serikat untuk aliansi AS-Australia dan niatnya untuk bekerja sama dengan pemerintah baru untuk membuatnya lebih kuat lagi," kata Gedung Putih dalam sebuah pernyataan seperti dikutip laman Channel News Asia, Ahad.

"Presiden Biden menyatakan penghargaan yang mendalam atas komitmen awal perdana menteri yang ditunjuk sendiri untuk aliansi, yang tercermin dalam keputusannya untuk segera melakukan perjalanan ke Tokyo untuk menghadiri Quad Summit," bunyi pernyataan itu.

Menurut Gedung Putih, Biden mengatakan pertemuan mendatang adalah kesempatan penting untuk bertukar pandangan dan terus mendorong kerja sama praktis di Indo-Pasifik. Quad, yang terdiri dari Australia, Jepang, India, dan Amerika Serikat, adalah negara yang membentik kelompol yang didirikan selama upaya Washington untuk memperkuat kepemimpinan regionalnya dan melawan kehadiran militer hingga perdagangan China yang semakin tangguh.

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile