Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

 

7 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Plak Hollenhorst, Gejala Kolesterol Tinggi yang Muncul di Mata

Senin 13 Jun 2022 17:20 WIB

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Reiny Dwinanda

Mengucek mata (Ilustrasi). Plak Hollenhorst dapat menyebabkan konsekuensi yang tidak dapat diubah hanya dalam hitungan jam. Plak ini terbentuk akibat penumpukan kolesterol.

Mengucek mata (Ilustrasi). Plak Hollenhorst dapat menyebabkan konsekuensi yang tidak dapat diubah hanya dalam hitungan jam. Plak ini terbentuk akibat penumpukan kolesterol.

Foto: Republika/Desy Susilawati
Keberadaan plak Hollenhorst menunjukkan kolesterol tinggi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kolesterol tinggi merupakan cikal bakal masalah kesehatan yang serius, mulai dari penyakit jantung hingga strok. Dari konsekuensi yang tidak berbahaya hingga fatal, kolesterol tinggi dapat memengaruhi mata dan penglihatan.

 

College of Optometry di University of New York menjelaskan cara mengenali tanda serius yang disebut plak Hollenhorst, yang mungkin menunjukkan tingkat tinggi. Dijuluki "silent killer", olesterol tinggi cenderung tidak menimbulkan banyak gejala, tapi beberapa tanda peringatan terkadang muncul.

Baca Juga

"Salah satu tanda yang sangat serius dan berpotensi membutakan adalah plak yang diamati di dalam salah satu arteri kecil di dalam mata, yang dikenal sebagai plak Hollenhorst," jelas College of Optometry, dilansir Express, Senin (13/6/2022).

Plak Hollenhorst adalah penumpukan kolesterol yang telah pecah dari gumpalan "hulu". Biasanya, itu adalah pecahan kolesterol dari arteri yang jauh lebih besar, seperti arteri karotis.

The American Heart Association Journals mengungkapkan bahwa plak ini mengacu pada emboli kolesterol refraktil oranye berwarna kuning. Plak Hollenhorst dapat menyebabkan konsekuensi yang tidak dapat diubah hanya dalam hitungan jam.

College of Optometry menulis plak di mata akan menghalangi aliran darah lebih jauh ke "hilir". Karena itu, plak menyumbat arteri dan menyebabkan kematian pada jaringan yang disuplai oleh arteri itu.

"Ini disebut Oklusi Arteri Retina Cabang (BRAO) atau jika suplai arteri utama ke retina tersumbat dinamakan Oklusi Arteri Retina Sentral (CRAO)," ujar College of Optometry.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile