Thursday, 20 Muharram 1444 / 18 August 2022

Thursday, 20 Muharram 1444 / 18 August 2022

 

20 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Satgas Sebut Kenaikan Kasus Covid-19 Jadi Alarm

Selasa 21 Jun 2022 23:03 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Dwi Murdaningsih

Covid-19 (ilustrasi)

Covid-19 (ilustrasi)

Foto: PixaHive
Selama enam hari berturut-turut, kasus positif tercatat di atas angka 1.000.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, kenaikan kasus positif mingguan yang tengah terjadi saat ini menjadi alarm yang harus diwaspadai. Selama enam hari berturut-turut, kasus positif tercatat di atas angka 1.000.

 

“Meskipun angka ini terbilang tidak tinggi dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia secara keseluruhan, namun dengan jumlah kasus yang selalu kita pertahankan di bawah angka seribu selama 2 bulan terakhir, ini merupakan alarm yang perlu kita waspadai,” kata Wiku saat konferensi pers, dikutip pada Rabu (22/6/2022).

Baca Juga

Satgas mencatat, kenaikan kasus mingguan mencapai105 persen dari 3.688 pada minggu lalu menjadi 7.587 di minggu ini. Tren kenaikan ini juga berpengaruh pada kenaikan kasus aktif yang ikut meningkat dari 4.734 menjadi 8.594 pada minggu ini.

Jumlah kasus aktif tersebut disumbangkan tertinggi oleh DKI Jakarta yang naik 2.769 kasus, Jawa Barat naik 6.86 kasus, dan Banten naik 285 kasus.

“Seyogyanya, apabila kasus positif dan kasus aktif mengalami kenaikan, maka kasus kematian harus kita tekan dan persentase kesembuhan harus kita tingkatkan,” ujar dia.

Sayangnya, Satgas juga mencatat terjadinya kenaikan kasus kematian mingguan pada pekan terakhir, yakni dari 28 menjadi 44 kasus. Sementara pada persentase kesembuhan mengalami penurunan menjadi 97,28 persen.

Karena itu, Wiku pun meminta agar seluruh pihak melakukan antisipasi dan segera memitigasi agar tak terjadi lonjakan yang semakin tinggi.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile