Ahad 08 May 2011 16:00 WIB

Gubernur Banten Telat, Pawai Taaruf Molor 2 Jam

Rep: C07/ Red: Djibril Muhammad

REPUBLIKA.CO.ID, PONDOK AREN - Pawai taaruf sebagai pembuka kegiatan MTQ VIII Provinsi Banten di Tangsel tertunda nyaris dua jam. Iring-iringan pawai baru berjalan pukul 15.30 WIB. Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah batal datang sesuai jadwal yang ditentukan, digantikan wakilnya HM Masduki.

HM Masduki bahkan berjalan kaki dari perempatan Bingung, Kelurahan Pondok Kacang Timur menuju kantor Kecamatan Pondok Aren. "Beliau menolak dijemput tim patroli Polsek Pondok Aren, katanya ingin bergabung dengan masyarakat,” kata anggota polisi sektor Pondok Aren, Brigadir S. Wibowo.

Irna, seorang peserta pawai taaruf terlihat tidak sabar menunggu pelaksanaan pawai taaruf. "Kasihan teman-teman sudah menunggu dari jam 11 siang," katanya. Menurut keterangan Sekretaris III Panitia Lokal Kecamatan Pondok Aren, Ahmad Syarif Hidayah, awalnya pawai taaruf dijadwalkan pukul 12.00 WIB, selanjutnya diubah menjadi pukul 13.30 WIB. Sedangkan pelaksanaannya baru pukul 15.30 WIB.

Pawai taaruf diikuti 6.000 orang peserta dari delapan kabupaten/ kota di Provinsi Banten. Komandan Pawai, Muhammad Akhsan memimpin rombongan. Rombongan pawai terdiri dari generasi muda masing-masing kabupaten/ kota, seperti pramuka dan paskibra, anggota dinas dan SKPD, pasukan berkuda, pasukan marching band, dan organisasi kemasyarakatan.

Delapan kabupaten/ kota yang mengikuti pawai taaruf, yaitu kafilah Kota Cilegon, Kabupaten Lebak, Kota Serang, Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangsel.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement