Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

 

10 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Virus Cacar Monyet Bisa Bertahan di Air Mani Hingga Beberapa Pekan Setelah Sembuh

Sabtu 06 Aug 2022 23:29 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Reiny Dwinanda

Foto dari tahun 1997 ini disediakan oleh CDC selama penyelidikan wabah cacar monyet di Republik Demokratik Kongo (DRC), sebelumnya Zaire. Permukaan punggung tangan penderita cacar monyet tampak penuh ruam khas. Peneliti dari Portugal menemukan virus cacar monyet dapat bertahan di air mani hingga beberapa pekan setelah sembuh.

Foto dari tahun 1997 ini disediakan oleh CDC selama penyelidikan wabah cacar monyet di Republik Demokratik Kongo (DRC), sebelumnya Zaire. Permukaan punggung tangan penderita cacar monyet tampak penuh ruam khas. Peneliti dari Portugal menemukan virus cacar monyet dapat bertahan di air mani hingga beberapa pekan setelah sembuh.

Foto: CDC
Cacar monyet bukanlah penyakit menular seksual.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Virus monkeypox bisa bertahan di air mani penderita cacar monyet hingga beberapa pekan setelah sembuh. Meski begitu, ahli menekankan bahwa cacar monyet bukan penyakit menular seksual.

 

"Peluruhan (shedding) DNA virus monkeypox bisa terjadi di air mani orang yang terinfeksi selama berpekan-pekan setelah gejala muncul," jelas peneliti Francesca Colavita dari laboratory of Virology di National Institute for Infectious Diseases 'Lazzaro Spallanzani' (IRCCS), Italia, seperti dilansir Times Now News, Ahad (7/8/2022).

Baca Juga

Melalui sebuah studi, Colavita dan timnya menganalisis sampel air mani dari seorang pasien pria berusia 39 tahun. Sampel tersebut diambil sekitar lima hingga 19 hari setelah gejala cacar monyet muncul.

Pasien pria tersebut mengaku melakukan hubungan seksual dengan sesama pria dan juga pekerja seks. Dalam beberapa bulan terakhir, pasien pria tersebut juga melakukan hubungan seksual tanpa menggunakan kondom dengan beberapa pasangan seksual berjenis kelamin pria.

Tim peneliti juga mengungkapkan bahwa pasien pria tersebut terinfeksi HIV dan memiliki riwayat infeksi menular seksual. Pasien pria ini dirawat di rumah sakit sekitar lima hari setelah gejala cacar monyet muncul.

Beberapa gejala yang dirasakan oleh pasien tersebut adalah demam dan kemunculan banyak lesi di sekitar anus dan lesi tunggal di kepala, dada, kaki, lengan, dan penis. Pasien ini pernah menerima satu dosis vaksin smallpox (cacar) di masa kanak-kanak, sekitar lebih dari 30 tahun lalu.

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile