Sunday, 6 Rabiul Awwal 1444 / 02 October 2022

Sunday, 6 Rabiul Awwal 1444 / 02 October 2022

 

6 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Kasus Covid-19 Global Turun 24 Persen, Pakar: Semoga Indonesia Ikuti Tren Ini

Kamis 18 Aug 2022 09:48 WIB

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Nora Azizah

Pakar sebut angka Covid-19 di Indonesia masih berfluktuasi.

Pakar sebut angka Covid-19 di Indonesia masih berfluktuasi.

Foto: Wihdan Hidayat / Republika
Pakar sebut angka Covid-19 di Indonesia masih berfluktuasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara, Prof. Tjandra Yoga Aditama mengungkapkan, pada Rabu (17/8) kemarin, WHO menyampaikan "situation report" yang menyebutkan bahwa di dunia jumlah kasus baru Covid-19 turun 24 persen. Situasi tersebut dilihat berdasarkan data mingguan pada Senin (8/8) sampai Ahad (14/8) dibandingkan minggu sebelumnya.

 

"Bahkan, angka kasus di regional WHO Asia Tenggara Indonesia menjadi salah satu negara yang turun 11 persen dalam periode yang sama. Bukan hanya kasus, di dunia juga terjadi penurunan kematian sebanyak 6 persen. Kita tentu juga berharap tren di Indonesia akan mengikuti situasi global dan regional pula," kata Tjandra, Kamis (18/8/2022).

Baca Juga

Sejauh ini, sambung Tjandra, angka Covid-19 di Indonesia masih berfluktuasi. Pada 18 Juni 2022 kasus baru di Indonesia masih 1.264 orang, lalu meningkat jadi 3.393 pada 18 Juli dandi hari kemerdekaan pada Rabu (17/8/2022) kemarin angkanya 5.253 orang.

"Angka kematian kita juga masih meningkat. Pada 17 Juni 2022 ada 6 warga kita yang meninggal karena Covid-19, lalu jadi 10 yang wafat bagi 17 Juli 2022 dan di laporan hari Kemerdekaan 17 Agustus 2022 kita berduka karena ada 19 warga kita yang meninggal akibat penyakit ini," rinci Tjandra.

Sementara itu, lanjut Tjandra, berdasarkan laman Ourworldindata tanggal 16 Agustus 2022 menunjukkan bahwa 62,2 persen penduduk Indonesia sudah mendapat vaksinasi lengkap. Angka ini masih lebih rendah dari negara tetangga ASEAN lain seperti Kamboja (87 persen), Vietnam (83,2 persen), Laos (70,3 persen), Malaysia (81,8 persen) dan Thailand (74,4 persen).

"Kita tahu target memang sedikitnya 70 persen penduduk sudah mendapat vaksinasi lengkap," ujar Tjandra.

"Sekali lagi, kita tentu amat berharap agar kita juga dapat mensejajarkan diri dengan kecenderungan penurunan kasus global dan regional Covid-19 yang memang saat ini sedang membaik, dan juga segera mencapai persentase cakupan vaksinasi sebagaimana di negara tetangga kita. Semoga," sambungnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile