Jumat 29 Dec 2023 07:54 WIB

Erdogan: Turki Akan Bangun Pangkalan Permanen Baru di Utara Irak

Pasukan Turki memang rutin menggelar serangan ke negara tetangganya Irak.

Rep: Lintar Satria/ Red: Indira Rezkisari
Presiden Turki Tayyip Erdogan
Foto: AP Photo/Markus Schreiber
Presiden Turki Tayyip Erdogan

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengatakan negaranya akan membangun pangkalan permanen yang baru di Irak beberapa bulan ke depan. Pengumuman ini disampaikan setelah 12 tentara Turki tewas di daerah tersebut.

Pekan lalu, 12 tentara Turki tewas dalam bentrokan dengan milisi Partai Pekerja Kurdi (PKK) yang berbasis di utara Irak.

Baca Juga

"Beberapa tahun terakhir, kami membangun ratusan kilometer jalan di utara Irak untuk pangkalan permanen kami. Kami menggelar aktivitas serupa di tempat baru yang kami kuasai," kata Erdogan dalam pertemuan di Ankara yang disiarkan stasiun televisi, Kamis (28/12/2023).

"Saat musim semi tiba kami sudah menyelesaikan infrastruktur pangkalan kami yang baru (di utara Irak), dan membuat teroris tidak bisa menginjakan kaki di wilayah kami," katanya menambahkan.

Pasukan Turki rutin menggelar serangan ke negara tetangganya Irak sebagai bagian dari perang melawan milisi PKK. Sejak 2019 Turki meluncurkan serangkaian operasi di utara Irak setelah Erdogan mendeklarasikan "konsep keamanan baru dalam memerangi terorisme" dan "menetralkan terorisme dan sumber teroris."

Turki menetapkan PKK yang menuntut hak-hak Kurdi yang lebih luas dan memiliki benteng besar di sekitar utara Irak sebagai kelompok teroris. Kelompok itu angkat senjata melawan pemerintah Turki sejak 1984 dan selama puluhan tahun menggelar serangan mematikan di Turki.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement