Rabu 30 Jun 2010 00:13 WIB

Dalam Sepekan, Dana Simpanan di Bank Bertambah Rp 21,28 Triliun

Rep: Palupi Annisa Auliani/ Red: Budi Raharjo
Bank Indonesia
Foto: Tahta/Republika
Bank Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Dalam sepekan, Bank Indonesia (BI) mencatat lonjakan dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp 21,28 triliun. Dengan kenaikan ini, total DPK yang tercatat di BI per 25 Juni 2010 mencapai Rp 2.034,87 triliun.

'’Selama sepekan DPK di bank meningkat cukup signifikan,’’ kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat BI, Difi A Johansyah, Selasa (29/6).

Sebelumnya, total DPK per 18 Juni 2010 adalah Rp 2.013,59 triliun. Kenaikan DPK terakhir, ujar Difi, disumbang Rp 15,62 triliun dari DPK rupiah dan Rp 5,65 triliun berbentuk valuta asing. Giro menjadi jenis rekening penyumbang kenaikan DPK terbesar, yaitu Rp 25,91 triliun. Sementara tabungan hanya mencatatkan kenaikan Rp 1,19 triliun dan deposito justru turun Rp 5,82 triliun.

Dibandingkan pekan sebelumnya, data DPK per 18 Juni 2010 hanya meningkat Rp 2,16 triliun. Untuk periode itu, DPK rupiah hanya bertambah Rp 1,84 triliun dan DPK valuta asing bertambah Rp 0,33 triliun saja.

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement