Senin 06 Sep 2010 16:44 WIB

Investasi Malaysia di Mamuju Diboikot Bupati

Malaysia
Malaysia

REPUBLIKA.CO.ID,MAMUJU--Bupati Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, Drs Suhardi Duka MM, memboikot investasi yang dilakukan Negara Malaysia di Kabupaten Mamuju."Pemkab Mamuju menyatakan memboikot investasi Negara Malaysia di Kabupaten Mamuju, karena Negeri Jiran tersebut telah melecehkan kedaulatan bangsa ini," katanya di Mamuju, Minggu, menanggapi ketegangan antara RI dan Malaysia akhir-akhir ini.

Ia mengatakan, Pemkab Mamuju, menyatakan memboikot dan menutup investasi Negara Malaysia di Mamuju, baik sektor ekonomi, pertanian, perkebunan, perikanan dan pertambangan. Menurutnya, Negara Malaysia telah berulang kali melecehkan negara ini dengan membuat aksi-aksi yang melecehkan kedaulatan bangsa sehingga investasi Malaysia dilarang masuk ke Mamuju.

"Sudah berulang kali Malaysia melecehkan kedaulatan bangsa ini, seperti pada peristiwa lepasnya Pulau Sipadan dan Ligitan di Pulau Kalimantan, kemudian Malaysia memperlakukan tenaga kerja Indonesia (TKI) dengan tidak wajar," katanya.

Malaysia juga lanjutnya telah mengklaim budaya dan kekayaan alam Indonesia kemudian melecehkan pejabat negara di Indonesia, dengan ditangkapnya petugas Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) di Kepulauan Riau. "Ini tidak bisa dibiarkan arogansi Malaysia harus diakhiri, mereka telah memperlakukan pejabat kita dengan tidak wajar, ini sebuah pelecehan berat," katanya.

Oleh karena itu ia menyatakan, tidak akan bekerjasama lagi dengan Negara Malaysia di bidang investasi apapun dan memutus hubungan kerjasama secara total dengan negara tersebut.

Selain itu, lanjutnya, pemkab Mamuju juga akan melarang TKI yang ada di Kabupaten Mamuju untuk pergi ke Malaysia mencari kerja."Sikap pemerintah di Mamuju ini akan ditindaklanjuti seluruh aparat Pemkab Mamuju sebagai bentuk perlawanan atas pelecehan negara Malaysia kepada negeri ini," katanya.

sumber : ant
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا تُوْبُوْٓا اِلَى اللّٰهِ تَوْبَةً نَّصُوْحًاۗ عَسٰى رَبُّكُمْ اَنْ يُّكَفِّرَ عَنْكُمْ سَيِّاٰتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُۙ يَوْمَ لَا يُخْزِى اللّٰهُ النَّبِيَّ وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مَعَهٗۚ نُوْرُهُمْ يَسْعٰى بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَبِاَيْمَانِهِمْ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَآ اَتْمِمْ لَنَا نُوْرَنَا وَاغْفِرْ لَنَاۚ اِنَّكَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Wahai orang-orang yang beriman! Bertobatlah kepada Allah dengan tobat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak mengecewakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersama dengannya; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka berkata, “Ya Tuhan kami, sempurnakanlah untuk kami cahaya kami dan ampunilah kami; Sungguh, Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.”

(QS. At-Tahrim ayat 8)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement