Saturday, 2 Jumadil Awwal 1444 / 26 November 2022

Saturday, 2 Jumadil Awwal 1444 / 26 November 2022

2 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Pemkab Jayawijaya Bantu Cegah Petani Gagal Panen Saat Musim Kemarau

Ahad 24 Jul 2022 12:59 WIB

Red: Nur Aini

Kemarau. Ilustrasi. Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua mengantisipasi petani mengalami gagal panen akibat musim kemarau yang diprediksi berlangsung Agustus hingga September 2022.

Kemarau. Ilustrasi. Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua mengantisipasi petani mengalami gagal panen akibat musim kemarau yang diprediksi berlangsung Agustus hingga September 2022.

Foto: antara
Sejumlah daerah di pegunungan Papua akan mengalami kemarau pada Agustus

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAWIJAYA -- Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua mengantisipasi petani mengalami gagal panen akibat musim kemarau yang diprediksi berlangsung Agustus hingga September 2022.

Kepala Dinas Pertanian Jayawijaya Hendri Tetelepta saat di Wamena, Ahad (24/7/2022), mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk bersama membantu warga mencegah permasalahan itu.

Baca Juga

"Kami tetap berkoordinasi dengan badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) terkait siklus tahunan memasuki musim kemarau itu," katanya.

Ia mengatakan yang paling terasa dampaknya jika terjadi musim kemarau adalah sawah, sebab stok air terbatas. "Jika berkepanjangan bisa gagal panen sehingga harus dibantu dengan pompa air," katanya.

Hendri Tetelepta mengharapkan seluruh petugas lapangan atau penyuluh yang tersebar di wilayah itu menyampaikan kepada dinas jika terjadi persoalan di lapangan agar pemerintah mengambil langkah untuk membantu petani.

"Balai penyuluh pertanian di tingkat distrik, wajib melaporkan perkembangan pertanian di wilayah masing-masing wilayah," katanya.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wamena di Jayawijaya memprediksi sejumlah daerah di pegunungan Papua akan mengalami kemarau pada Agustus hingga September. "Terkait puncak pergantian ke musim kemarau beralam di Wamena itu diperkirakan Agustus ke September sesuai regulasi tahunan," kata kepala BMKG Wamena Subahari.

Perubahan cuaca itu diprediksi akan berdampak pada sektor pertanian di Jayawijaya dan beberapa kabupaten sekitar.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile