Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

 

7 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Gedung Putih: Lima Negara Pertimbangkan Normalisasi Israel

Jumat 18 Sep 2020 03:58 WIB

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih

(Kiri-kanan) Menlu Bahrain Sheikh Khalid Bin Ahmed Al-Khalifa, PM Israel Benjamin Netanyahu, Presiden AS Donald J. Trump, dan Menlu UEA Sheikh Abdullah bin Zayed bin Sultan Al Nahyan usai penandatanganan normalisasi hubungan dengan Israel, Selasa (15/9).

(Kiri-kanan) Menlu Bahrain Sheikh Khalid Bin Ahmed Al-Khalifa, PM Israel Benjamin Netanyahu, Presiden AS Donald J. Trump, dan Menlu UEA Sheikh Abdullah bin Zayed bin Sultan Al Nahyan usai penandatanganan normalisasi hubungan dengan Israel, Selasa (15/9).

Foto: Jim Lo Scalzo/EPA
Gedung Putih menyebut lima negara sedang pertimbangkan normalisasi dengan Israel

REPUBLIKA.CO.ID, WISCONSIN - Lima negara lain serius mempertimbangkan kesepakatan normalisasi dengan Israel setelah Uni Emirat Arab (UAE) dan Bahrain meresmikannya pekan ini. Keterangan ini disampaikan Kepala Staf Gedung Putih Mark Meadows pada Kamis.

 

Meadows, yang berbicara kepada wartawan di Air Force One saat bepergian dengan Presiden Trump menuju Wisconsin untuk kampanye, tidak akan membocorkan lima negara tersebut. Namun menurutnya, lima negara itu berada di kawasan terkait.

Baca Juga

Trump berbicara secara optimistis mengenai negara lain yang sepakat menormalisasi hubungan dengan Israel mengikuti jejak UAE dan Bahrain.

Salah satu yang memungkinkan adalah Oman, yang duta besarnya menghadiri upacara di Gedung Putih pada Selasa. Trump pada Selasa memperkirakan Arab Saudi pada akhirnya akan menyetujui sebuah kesepakatan.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile