Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

 

10 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Rusia Kembali Serang Ibu Kota Ukraina Kiev

Ahad 26 Jun 2022 08:31 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Dwi Murdaningsih

Prajurit Ukraina mempelajari sistem senjata yang diluncurkan dari bahu Swedia Carl Gustaf M4 selama sesi pelatihan di dekat Kharkiv, Ukraina, 7 April 2022. Militer Rusia pada Sabtu (21/5/2022) mengeklaim telah menghancurkan pasokan utama senjata Barat di wilayah Zhytomyr, sebelah barat Kiev, Ukraina.

Prajurit Ukraina mempelajari sistem senjata yang diluncurkan dari bahu Swedia Carl Gustaf M4 selama sesi pelatihan di dekat Kharkiv, Ukraina, 7 April 2022. Militer Rusia pada Sabtu (21/5/2022) mengeklaim telah menghancurkan pasokan utama senjata Barat di wilayah Zhytomyr, sebelah barat Kiev, Ukraina.

Foto: AP Photo/Andrew Marienko
Belum ada keterangan apakah terdapat korban jiwa akibat serangan Rusia.

REPUBLIKA.CO.ID, KIEV – Rusia menyerang ibu kota Ukraina, Kiev, Ahad (26/6/2022), sekitar pukul 06:30 pagi waktu setempat. Serangan dilaporkan turut menghantam kompleks perumahan di kota tersebut.

 

Wali Kota Kiev Vitali Klitschko mengungkapkan, beberapa ledakan terdengar di distrik Shevchenkivsky. “Ambulans dan regu penyelamat sudah di lokasi. Di dua gedung, penyelamatan dan evakuasi warga sedang berlangsung,” ucapnya.

Baca Juga

Klitschko turut terjun ke lokasi yang terdampak serangan. Dia mengungkapkan, terdapat sejumlah warga yang tertimbun reruntuhan bangunan. Belum ada keterangan apakah terdapat korban jiwa akibat serangan Rusia.

Menurut anggota parlemen Ukraina Oleksiy Goncharenko, berdasarkan data yang diperolehnya, terdapat 14 rudal yang diluncurkan Rusia ke Kiev pada Ahad pagi. Sudah tiga pekan Moskow tak melancarkan serangan ke jantung pemerintahan Ukraina.

Saat ini, Rusia tengah fokus mengintensifkan operasinya di wilayah timur Ukraina, terutama Luhansk. Serangan ke Kiev terjadi di tengah agenda kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Ukraina.

Pada Ahad, Jokowi bersama rombongan terbatas bertolak ke Munchen, Jerman, untuk menghadiri KTT G7. Indonesia hadir sebagai negara mitra kelompok tersebut sekaligus dalam kapasitas pemegang kursi keketuaan G20 tahun ini. Dari Jerman, Jokowi bakal bertolak ke Rusia dan Ukraina.

“Saya akan ke Ukraina bertemu Presiden (Volodymyr) Zelensky, lalu ke Rusia menemui Presiden Vladimir Putin. Di kedua negara itu, saya mengusung misi: mengajak kedua pemimpin untuk membuka dialog dan menghentikan perang,” kata Jokowi lewat akun Twitter resminya.

Konflik di Ukraina telah berlangsung sejak 24 Februari lalu. Menurut PBB, pertempuran telah menyebabkan setidaknya 5 juta warga Ukraina mengungsi ke negara-negara tetangga. Sementara di internal Ukraina, diperkirakan 8 juta warga kehilangan tempat tinggal. Hingga kini belum ada tanda-tanda Moskow dan Kiev akan menyepakati gencatan senjata atau mengakhiri peperangan.

 

sumber : reuters
Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile